Berita

sudewa/ist

Politik

Sudewa Diperiksa Lagi untuk Anas Urbaningrum

SENIN, 01 JULI 2013 | 11:10 WIB | LAPORAN:

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memanggil mantan anggota DPR RI, Sudewa, dalam kasus dugaan penerimaan hadiah atas proyek pembangunan pusat kegiatan olahraga di Hambalang, Jawa Barat, pada hari ini (Senin, 1/7).

Sudewa adalah mantan anggota DPRI RI dari Fraksi Partai Demokrat yang belum lama ini bergabung dengan Partai Gerindra. Dia pernah diperiksa pada pertengahan Juni lalu.

"Sudewa akan diperiksa sebagai saksi kasus penerimaan hadiah terkait proyek pembangunan pusdiklat olahraga Hambalang untuk tersangka Anas Urbaningrum. " jelaa Kepala Bagian Humas dan Pemberitaan, Priharsa Nugraha, kepada wartawan.


Selain Sudewa, KPK juga akan memeriksa Manajer Hotel Aston Primera Pasteur dan Manajer Hotel Garden Permata Bandung Suparman. Mereka akan diperiksa sebagai saksi atas tersangka Anas Urbaningrum (mantan Ketua Umum Partai Demokrat) yang diduga telah menerima hadiah atau janji terkait proyek Hambalang.

Selain Anas Urbaningrum, KPK juga telah menetapkan tiga tersangka lainnya , yakni mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng, mantan Kepala Biro Keuangan dan Rumah Tangga Kemenpora Dedy Kusdinar, dan petinggi PT. Adhi Karya Teuku Bagus Muhammad Noer. Ketiga tersangka ini dinyatakan bersalah karena penyalah gunaan wewenang terkait proyek Hambalang.

Anas adalah tersangka dugaan menerima pemberian hadiah atau janji saat masih menjadi anggota DPR.  KPK juga menduga ada kejanggalan dalam persetujuan kontrak tahun jamak (multiyears) dalam proyek bernilai Rp 2,5 triliun itu. [ald]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Ramadhan Pohan, Pendukung Anies yang Kini Jabat Anggota Dewas LKBN ANTARA

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:45

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

UPDATE

Sekjen PBB Kecewa AS Keluar dari 66 Organisasi Internasional

Jumat, 09 Januari 2026 | 16:15

Gus Yaqut Tersangka Kuota Haji, PKB: Walau Lambat, Negara Akhirnya Hadir

Jumat, 09 Januari 2026 | 16:15

Gus Yahya Tak Mau Ikut Campur Kasus Yaqut

Jumat, 09 Januari 2026 | 16:03

TCL Pamer Inovasi Teknologi Visual di CES 2026

Jumat, 09 Januari 2026 | 15:56

Orang Dekat Benarkan Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Ngadep Jokowi di Solo

Jumat, 09 Januari 2026 | 15:47

KPK Sudah Kirim Pemberitahuan Penetapan Tersangka ke Yaqut Cholil dan Gus Alex

Jumat, 09 Januari 2026 | 15:24

Komisi VIII DPR: Pelunasan BPIH 2026 Sudah 100 Persen, Tak Ada yang Tertunda

Jumat, 09 Januari 2026 | 14:56

37 WNI di Venezuela Dipastikan Aman, Kemlu Siapkan Rencana Kontigensi

Jumat, 09 Januari 2026 | 14:45

Pilkada Lewat DPRD Bisa Merembet Presiden Dipilih DPR RI

Jumat, 09 Januari 2026 | 14:40

PP Pemuda Muhammadiyah Tak Terlibat Laporkan Pandji Pragiwaksono

Jumat, 09 Januari 2026 | 14:26

Selengkapnya