Berita

sukardi rinakit/ist

Sukardi Rinakit: Berada di Puncak, Mustahil Suara Jokowi Turun Drastis

KAMIS, 27 JUNI 2013 | 15:31 WIB | LAPORAN: MUHAMMAD Q RUSYDAN

. Tingkat elektabilitas Joko Widodo yang berada di puncak berbanding lurus dengan elektabilitas PDI Perjuangan yang memang berada di atas. Hal ini terjadi karena dalam sejarah politik Indonesia, figur mempunyai pengaruh yang sangat kuat terhadap partainya.

Demikian disampaikan pengamat politik dari Soegeng Sarjadi Syndicate (SSS), Sukardi Rinakit, saat menjadi pembicara dalam rilis hasil survei Indonesia Research Centre (IRC) di Hall Dewan Pers, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (27/6).

Dalam survei ini, sebesar 24,8 persen masyarakat akan memilih Joko Widodo atau Jokowi sebagai presiden jika pemilu dilaksanakan hari ini. Angka ini menempatkan Jokowi berada di atas puncak, dan melibas semua kandidat lain. Sementara tingkat elektabilitas PDI Perjuangan mencapai 14,7 persen, dan juga melibas semua partai lain.


"Sejarah politik kita itu figur lebih penting daripada partai atau institusi. Dulu Pak SBY begitu populer di 2009 dan Partai Demokrat dapat 20 persen lebih. PDIP naik sekarang karena dikoneksikan dengan Jokowi yang begitu populer dengan baju PDIP yang membuat PDIP otomatis naik suaranya," kataSukardi Rinakit.

"Itu berlaku juga untuk Prabowo, ada korelasi positif bahwa figur mendongkrak partai," sambung Sukardi, sambil mengatakan bahwasentimen masyarakat yang seperti sekarang ini sangat mustahil membuat elekatbilitas gubernur DKI itu menurun.

"kecelakaan politik yang akan membuat Jokowi turun drastis hampir mustahil terjadi, apalagi dengan dukungan publik yang seperti ini mustahil terjadi," tandasnya. [ysa]

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya