Berita

jokowi

Dukungan agar Jokowi Nyapres Tak Mengejutkan

SELASA, 18 JUNI 2013 | 17:10 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo memang fenomenal. Karena itu tak heran, berbagai lembaga survei mengunggulkannya sebagai salah satu calon presiden yang mempunyai elektabilitas tinggi. Bahkan, saat ini sudah ada sekelompok masyarakat yang terang-terangan mendukung mantan Walikota Solo itu untuk running for RI 1.

"Ya biasa saja tren itu. Seperti saya katakan sejak awal, memang Jokowi fenomenal. Menurut saya dia punya magnet elektoral," ujar Direktur Eksekutif Pol-Tracking Institute, Hanta Yuda kepada Rakyat Merdeka Online (Selasa, 18/6).

Meski menurutnya tidak ada yang luar biasa dari sosok Jokowi, tapi politikus PDI Perjuangan itu punya tiga kelebihan sehinggga digandrungi masyarakat. "Pertama, dia banyak menghadirkan alternatif. Dia antitesa dari Presiden Yudhoyono. Cara dia berpolitik dianggap publik autentik, asli, muncul apa adanya," ungkapnya.


Kedua, Jokowi punya panggung politik saat ini, yaitu sebagai orang nomor satu di Ibukota. Karenanya, apa yang ia lakukan mendapat sorotan banyak media.

"Dia diuntungkan pemberitaan media. Karena dia punya momentum untuk diberitakan. Dia sekarang media darling. Karena media sangat memberikan pengaruh pada persepsi publik, dia diuntungkan dengan itu. Sehingga popularitas dan elektabilitasnya menanjak terus. Jadi kloplah itu," tandas Hanta.

Dukungan terhadap Jokowi untuk nyapres memang makin menguat. Sabtu kemarin relawan Jokowi ngumpul di Bandung menggelar kongres membentuk simpul relawan Jokowi for President. Jokowi akan dipaksa untuk maju pada pemilihan presiden 2014 mendatang.

Jauh sebelumnya, Board of Advisor, Center for Strategic and International Studies (CSIS), Jeffrie Geovanie, sudah memprediksi jutaan orang Indonesia akan memaksa Jokowi untuk bersedia maju. Menurut Jeffrie, dukungan itu akan disampaikan secara bergelombang alamiah oleh rakyat Indonesia selambat lambatnya November tahun ini.

“Jokowi menjadi harapan baru untuk masyarakat. Ini bukan tanpa alasan, karena Jokowi tampil menjadi sosok yang tanggap dan cepat mengatasi persoalan masyarakat,” ujarnya.

Lebih jauh Jeffrie menjelaskan, jawaban Jokowi yang mengaku enggan memikirkan kursi presiden di tahun 2014 mendatang adalah sikap yang tepat. ”Justru jawaban-jawaban Jokowi bahwa dia tidak memikirkan capres 2014 dan hanya memikirkan tanggung jawabnya untuk membenahi kota Jakarta adalah pilihan jawaban yang tepat dan benar. Jokowi memang tidak harus memikirkan apalagi mendesain agar dirinya jadi capres 2014,” kata Jeffrie. [zul]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Diminati Klub Azerbaijan, Persib Siap Lepas Eliano Reijnders?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:58

Investasi Emas untuk Keuntungan Maksimal: Mengapa Harus Disimpan dalam Jangka Panjang?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:37

Harga Plastik Melonjak, Pengamat Ingatkan Dampaknya Bisa Lebih Berbahaya dari BBM

Sabtu, 04 April 2026 | 14:49

DPR Minta ASN yang WFH Dipantau Ketat!

Sabtu, 04 April 2026 | 14:31

Komisi V DPR Minta Pemerintah Lakukan Pemilihan Terdampak Gempa Sulut-Malut

Sabtu, 04 April 2026 | 14:00

DPR Minta Pemda Pertahankan Guru PPPK Paruh Waktu di Tengah Efisiensi Anggaran

Sabtu, 04 April 2026 | 13:47

Trump Digugat Dua Lusin Negara Bagian Terkait Pemilu

Sabtu, 04 April 2026 | 13:24

Daftar Tayang Bioskop April 2026: Dari Petualangan Galaksi Mario hingga Ketegangan Horor Lokal

Sabtu, 04 April 2026 | 13:22

Ledakan di Markas PBB Lebanon Kembali Lukai 3 Prajurit TNI, 2 Luka Serius

Sabtu, 04 April 2026 | 13:01

Sindiran Iran ke AS Menggema di Tengah “Pembersihan” Pentagon

Sabtu, 04 April 2026 | 12:51

Selengkapnya