Berita

Polisi Datang, Mahasiswa Nommensen Kocar-kacir

SELASA, 18 JUNI 2013 | 00:59 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Ratusan petugas Kepolisian bersenjata pentungan berusaha memukul mundur mahasiswa yang berlaku aksi anarkis saat demonstrasi di depan universitas HKBP Nommensen, Medan Senin malam (17/6). Mereka bergerak dari arah Mapolresta Medan dan langsung mengejar para demonstran.

Akibatnya, para pengunjuk rasa kocar kacir menyelamatkan diri. "Maju..maju..!" teriak polisi sambil mengejar para demonstran, seperti dilansir MedanBagus.Com.

Selain mengejar para demonstran, polisi juga mengimbau agar masyarakat yang sebelumnya menonton aksi juga membubarkan diri dan kembali ke rumah masing-masing.


"Kami meminta agar masyarakat yang tidak berkepentingan kembali ke rumah masing-masing, dan kepada rekan-rekan mahasiswa agar menghentikan aksinya," perintah polisi melalui pengeras suara.

Tak hanya itu, sedikitnya 30 personil kepolisian dengan bersenjata laras panjang juga diturunkan untuk membubarkan mahasiswa. Mereka berada di barisan belakang polisi anti huru hara yang dilengkapi tameng dan pentungan.

Dua unit water canon diturunkan untuk membubarkan aksi ini.

Petugas lalu masih menyisir kawasan ini untuk mencari para provokator yang merusak bangunan KFC. Pantauan sementara, 2 orang sudah diamankan petugas dari lokasi ini. Mereka langsung digelandang ke Mapolresta Medan yang berjarak sekitar 500 meter dari lokasi.

Sebelumnya, mahasiswa universitas HKBP Nommensen menghancurkan bangunan KFC, rumah makan cepat saji di depan kampus mereka di Jalan Perintis Kemerdekaan, Medan.

Tidak hanya merusak bangunannya, mereka juga menjarah isi KFC, berupa meja dan kursi pelanggan dan kendaraan pengantar pesanan KFC dibakar di tengah jalan. "Bakar...bakar...!!!," teriak mereka. [zul]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Diminati Klub Azerbaijan, Persib Siap Lepas Eliano Reijnders?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:58

Investasi Emas untuk Keuntungan Maksimal: Mengapa Harus Disimpan dalam Jangka Panjang?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:37

Harga Plastik Melonjak, Pengamat Ingatkan Dampaknya Bisa Lebih Berbahaya dari BBM

Sabtu, 04 April 2026 | 14:49

DPR Minta ASN yang WFH Dipantau Ketat!

Sabtu, 04 April 2026 | 14:31

Komisi V DPR Minta Pemerintah Lakukan Pemilihan Terdampak Gempa Sulut-Malut

Sabtu, 04 April 2026 | 14:00

DPR Minta Pemda Pertahankan Guru PPPK Paruh Waktu di Tengah Efisiensi Anggaran

Sabtu, 04 April 2026 | 13:47

Trump Digugat Dua Lusin Negara Bagian Terkait Pemilu

Sabtu, 04 April 2026 | 13:24

Daftar Tayang Bioskop April 2026: Dari Petualangan Galaksi Mario hingga Ketegangan Horor Lokal

Sabtu, 04 April 2026 | 13:22

Ledakan di Markas PBB Lebanon Kembali Lukai 3 Prajurit TNI, 2 Luka Serius

Sabtu, 04 April 2026 | 13:01

Sindiran Iran ke AS Menggema di Tengah “Pembersihan” Pentagon

Sabtu, 04 April 2026 | 12:51

Selengkapnya