Berita

sutiyoso/ist

Politik

Bang Yos: Taufiq Kiemas Tokoh Pemersatu Bangsa

MINGGU, 16 JUNI 2013 | 18:51 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Ketua Umum Partai Persatuan dan Kesatuan Indonesia (PKPI) Sutiyoso mengatakan, bangsa Indonesia saat ini benar-benar kehilangan bapak pemersatu bangsa, Taufiq Kiemas. Bang Yos, begitu ia biasa disapa, menilai Taufiq berjasa dalam menciptakan atmosfer kesatuan di Indonesia.

"Hingga sekarang, saya masih merasa kehilangan. Pak Taufiq merupakan guru pemersatu bangsa," ujarnya kepada wartawan di Jakarta, Minggu (16/6).

Menurut mantan Gubernur DKI ini, konsep empat pilar sangat berkembang karena Taufiq sendiri bersemangat mewujudkannya meski kondisi fisiknya tidak mampu. Meski konsep Pancasila sebagai bagian dari empat pilar dikritik, tetap saja tidak mengurangi jasa besar Taufiq dalam upaya menjadi bangsa ini sebagai bangsa yang satu dan utuh.


"Kita tidak bisa pungkiri, ini adalah jasa besar Pak Taufiq," tegasnya.

Selain itu, Bang Yos mengakui kalau Taufiq merupakan sosok pemimpin yang sangat mengayomi semua golongan. Taufiq mampu menyatukan semua kelompok, aliran, dan golongan ideologis apa pun.

"Kita lihat saja, sebetulnya Pak Taufiq selalu menjadi rujukan para politisi Indonesia dari partai politik manaapun, apakah parpol berdasar agama ataukah parpol nasionalis-kebangsaan. Semuanya menjadi Pak TK sebagai seniornya, kakaknya, ayahnya, bahkan rujukannya. Pak Taufiq Kiemas bukan hanya milik PDI-P, melainkan milik bangsa dan negara Indonesia," terang Bang Yos.

Selain itu, menurutnya, Taufiq mewariskan empat pilar agar Indonesia tidak pecah. Kebinekaan Indonesia adalah kekuatan bukan ajang perpecahan.

"Sosok Taufiq Kiemas melalui empat pilarnya menunjukkan bahwa Bangsa Indonesia ini jangan sampai pecah. Kebhinekaan yang ada adalah untuk mempersatukan bangsa Indonesia ini.," ujarnya. [ian]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

AS Gempur ISIS di Suriah

Minggu, 11 Januari 2026 | 18:14

Aksi Kemanusiaan PDIP di Sumatera Turunkan Tim Kesehatan Hingga Ambulans

Minggu, 11 Januari 2026 | 18:10

Statistik Kebahagiaan di Jiwa yang Rapuh

Minggu, 11 Januari 2026 | 17:52

AS Perintahkan Warganya Segera Tinggalkan Venezuela

Minggu, 11 Januari 2026 | 17:01

Iran Ancam Balas Serangan AS di Tengah Gelombang Protes

Minggu, 11 Januari 2026 | 16:37

Turki Siap Dukung Proyek 3 Juta Rumah dan Pengembangan IKN

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:53

Rakernas PDIP Harus Berhitung Ancaman Baru di Jawa Tengah

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:22

Rossan Roeslani dan Ferry Juliantono Terpilih Jadi Pimpinan MES

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:15

Pertamina Pasok BBM dan LPG Gratis untuk Bantu Korban Banjir Sumatera

Minggu, 11 Januari 2026 | 14:50

Pesan Megawati untuk Gen Z Tekankan Jaga Alam

Minggu, 11 Januari 2026 | 14:39

Selengkapnya