Berita

Politikus Demokrat Minta Demo Penolakan Kenaikan BBM Tidak Anarkis

MINGGU, 16 JUNI 2013 | 08:56 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Unjuk rasa penolakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi merupakan hal yang wajar di era demokrasi saat ini.

Karena itu, siapa saja berhak menyalurkan pendapatnya, asalkan tetap dalam koridor yang positif dan baik, seperti tidak menganggu kepentingan umum dan fasiltas negara, termasuk pemerintahan daerah.

Harapan itu disampaikan politikus Partai Demokrat yang akan maju pada pemilihan legislatif 2014 mendatang, Wawan Setiawan (Minggu, 16/6).


Pria yang menjabat Wakil Ketua II DPC Partai Demokrat Kota Tangerang Selatan ini juga akan memantau perkembangan di daerahnya mengenai penolakan kenaikan BBM. Disisi lain partainya akan mengintruksikan fraksi di DPRD agar ikut memantau dan menjelaskan kepada masyarakat mengenai alasan pemerintah menaikan harga BBM.

"Tentunya kader Demokrat akan mengikuti garis partai, terlebih kepala negara adalah Ketua Umum Partai Demokrat sehingga wajib kader demokrat khususnya yang duduk di DPRD mengawal kebijakan pemerintah dan menjelaskan kepada masyarakan alasan kenaikan BBM tersebut," ujar Wawan.

Selain itu tugas kader Demokrat juga diwajibkan mengawal rencana program pemerintah mengenai kompensasi bantuan untuk rakyat dari dampak kenaikan BBM yakni program Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) yang mencapai Total dana kompensasi kenaikan harga BBM bersubsidi Rp 27,9 triliun.

Adapun dana sebesar akan dikucurkan dengan berbagai program seperti program perlindungan sosial terdiri dari program bantuan siswa miskin Rp 7,5 triliun, program keluarga harapan Rp 700 miliar, subsidi pangan atau beras untuk rakyat miskin Rp 4,3 triliun.

Sementara dana pelaksanaan program khusus terdiri BLSM selama 4 bulan sebesar Rp 9,3 triliun dan dana infrastruktur dasar Rp 6 triliun. "Kita akan kawal terus kebijakan pemerintah pusat baik kenaikan BBM maupun kompensasi yang diberikan pemerintah untuk rakyat," kata Wawan kembali.

Wawan berharap masyarakat yang akan berdemo tidak anarkis sesuai dengan jalur koridor yang positif. "Kita harapkan bahwa Tangsel tetap aman, walaupun berdekatan dengan Kota Jakarta. Dengan begitu Tangsel tetap banyak diminati para investor dan tertib," harapnya.

Mengenai kepala daerah Solo yang ikut dengan masyarakat untuk berdemo, Wawan, berharap Walikota Tangsel tidak ikut-kutan untuk turun kejalan berdemo.

"Seharusnya kepala daerah ikut kebijakan pemerintah, jadi Walikota Tangsel jangan ikut-ikutan. Dan kita harapkan Walikota dan jajarannya ikut memantau saja agar demo tetap berjalan dengan baik," tegasnya. [zul]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Diminati Klub Azerbaijan, Persib Siap Lepas Eliano Reijnders?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:58

Investasi Emas untuk Keuntungan Maksimal: Mengapa Harus Disimpan dalam Jangka Panjang?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:37

Harga Plastik Melonjak, Pengamat Ingatkan Dampaknya Bisa Lebih Berbahaya dari BBM

Sabtu, 04 April 2026 | 14:49

DPR Minta ASN yang WFH Dipantau Ketat!

Sabtu, 04 April 2026 | 14:31

Komisi V DPR Minta Pemerintah Lakukan Pemilihan Terdampak Gempa Sulut-Malut

Sabtu, 04 April 2026 | 14:00

DPR Minta Pemda Pertahankan Guru PPPK Paruh Waktu di Tengah Efisiensi Anggaran

Sabtu, 04 April 2026 | 13:47

Trump Digugat Dua Lusin Negara Bagian Terkait Pemilu

Sabtu, 04 April 2026 | 13:24

Daftar Tayang Bioskop April 2026: Dari Petualangan Galaksi Mario hingga Ketegangan Horor Lokal

Sabtu, 04 April 2026 | 13:22

Ledakan di Markas PBB Lebanon Kembali Lukai 3 Prajurit TNI, 2 Luka Serius

Sabtu, 04 April 2026 | 13:01

Sindiran Iran ke AS Menggema di Tengah “Pembersihan” Pentagon

Sabtu, 04 April 2026 | 12:51

Selengkapnya