Berita

endang tirtana

Jelang 2014, Figur-figur Berkarakter Diharapkan Jangan Malu-malu Lagi untuk Tampil

SENIN, 10 JUNI 2013 | 14:55 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Para sosok calon presiden yang paling ngotot, percaya diri dan sering tampil belakangan belum tentu punya kualitas kepemimpinan yang baik.

Karena itu, figur-figur yang berkualitas dan berkarakter diharapkan segera tampil dan menunjukkan hasrat untuk memimpin negeri ini, tanpa lagi harus "malu-malu kucing" dengan pernyataan tunggu momentum, lihat situasi politik dulu, dan lain-lain.

"Justru pemimpin berkarakter saatnya keluar dari sarang dan menyampaikan pikiran-pikiran bernasnya untuk membawa bangsa ini melaju menjadi bangsa yang sejahtera dan bermartabat," jelas peneliti Maarif Institute, Endang Tirtana, (Senin, 10/6).


Endang mengungkapkan itu, terkait fakta bahwa rakyat kalau melihat sistem demokrasi di Tanah Air saat ini, bisa menjadi pemimin sesungguhnya, masih menjadi utopia. Karena konsep tersebut hanya jadi pajangan tulisan akademis belaka. Karena itu, perjuangan mengembalikan kuasa rakyat di Indonesia masih harus melalui jalan berliku jalan.

Tapi, setidaknya hal itu bisa dilakukan melalui upaya masyarakat memilih kandidat Presiden dan wakilnya, dan juga anggota legislatif yang memiliki kapasitas, integritas dan moralitas yang kuat.

"Bukan memilih hanya karena didasari hasrat dan selera yang timbul dari rekayasa pencitraan calon. Tapi pemilih harus mengenal lebih dalam terhadap tokoh yang dipilihnya. Jadi, jangan sampai salah pilih, karena jika tidak, maka pemimpin yang dipilih tidak memberikan harapan perubahan perbaikan," jelas tokoh muda nasional asal Sumatera Barat ini.

Karena itulah, para calon berkualitas, tak hanya capres, tapi juga calon anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD), perlu tampil agar diketahui publik.

Lewat itu semua, Endang berharap, apa yang dikatakan mantan Presiden Amerika Serikat Franklin D. Roosevelt tentang kuasa rakyat bisa terjadi di Indonesia. Yaitu, pemimpin sesungguhnya dalam sebuah negara demokrasi bukan Presiden, anggota DPR RI atau anggota DPD RI. Tapi pemimpin sesungguhnya adalah rakyat yang menjadi pemilih. [zul]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Diminati Klub Azerbaijan, Persib Siap Lepas Eliano Reijnders?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:58

Investasi Emas untuk Keuntungan Maksimal: Mengapa Harus Disimpan dalam Jangka Panjang?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:37

Harga Plastik Melonjak, Pengamat Ingatkan Dampaknya Bisa Lebih Berbahaya dari BBM

Sabtu, 04 April 2026 | 14:49

DPR Minta ASN yang WFH Dipantau Ketat!

Sabtu, 04 April 2026 | 14:31

Komisi V DPR Minta Pemerintah Lakukan Pemilihan Terdampak Gempa Sulut-Malut

Sabtu, 04 April 2026 | 14:00

DPR Minta Pemda Pertahankan Guru PPPK Paruh Waktu di Tengah Efisiensi Anggaran

Sabtu, 04 April 2026 | 13:47

Trump Digugat Dua Lusin Negara Bagian Terkait Pemilu

Sabtu, 04 April 2026 | 13:24

Daftar Tayang Bioskop April 2026: Dari Petualangan Galaksi Mario hingga Ketegangan Horor Lokal

Sabtu, 04 April 2026 | 13:22

Ledakan di Markas PBB Lebanon Kembali Lukai 3 Prajurit TNI, 2 Luka Serius

Sabtu, 04 April 2026 | 13:01

Sindiran Iran ke AS Menggema di Tengah “Pembersihan” Pentagon

Sabtu, 04 April 2026 | 12:51

Selengkapnya