Berita

Politik

DPR Pertanyakan Mapping PMK 78

RABU, 05 JUNI 2013 | 16:56 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Anggota Komisi XI DPR Zaini Rahman mempertanyakan mapping Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No 78/2013 mengenai Penetapan Golongan dan Tarif Cukai Hasil Tembakau terhadap Pengusaha Pabrik Hasil Tembakau yang Memiliki Hubungan Keterkaitan.

"Mapping PMK 78 ini darimana? Darimana pemerintah mendapatkan informasi bahwa PMK 78 akan menolong pengusaha kecil," tanya dia.

Zaini mempertanyakan apakah pemerintah sudah melakukan riset? Kalau yang dimaksud pengusaha rokok besar maka di Indonesia hanya ada empat pabrikan, yakni Gudang Garam, Djarum, HM. Sampoerna (diakuisisi PT. Phillip Moris) dan Bentoel (diakuisisi British American Tobacco).


Zaini mengatakan hampir semua industri rokok golongan kecil semuanya memiliki hubungan keterkaitan. Karena memang karakter orang Jawa itu  kalau dulu orang tuanya usaha itu, kakak adik, sepupu, semuanya akan meneruskan usaha orang tuanya.

"Jadi kalau PMK 78 ini diusut dalam rangka ingin menolong pengusaha rokok kecil daripada yang besar, ini justru lebih banyak membunuh yang kecil," katanya.

Berdasarkan informasi yang dia punya, Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) dan semua pengusaha rokok tidak ada yang hadir ketika pemerintah melakukan sosialisasi PMK 78. Mereka memboikot semua, yang mendukung hanya satu yakni HM. Sampoerna. Dengan begitu, kata Zaini menyimpulkan, pemerintah mendapatkan informasi mapping ini dari HM. Sampoerna, karena HM. Sampoerna satu-satunya yang mendukung.

"Alangkah naifnya pemerintah  membuat keputusan tidak tahu peta di bawah. Siapa yang diuntungkan, siapa yang dikorbankan? Pemerintah niatnya baik tetapi faktanya membunuh!" tegasnya. [dem]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

KPK Tak Gentar Hadapi Praperadilan Mantan Waka PN Depok

Minggu, 03 Mei 2026 | 20:19

Ordal, pada Perspektif Rawls

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:54

KPK Telusuri Duit Panas Cukai ke Pengusaha Rokok

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:23

DPR Geram Ada PRT Tewas: Negara ke Mana?

Minggu, 03 Mei 2026 | 19:17

Spirit Airlines Jadi Maskapai AS Pertama yang Bangkrut akibat Perang Iran

Minggu, 03 Mei 2026 | 17:03

Renault Triber 2026, Sensasi Mobil Keluarga Rasa Eropa Harga Rp 106 Jutaan

Minggu, 03 Mei 2026 | 17:01

Trump Ragu Terima 14 Syarat Damai Baru dari Iran

Minggu, 03 Mei 2026 | 16:33

DPR Ungkap Ada Skenario Damai di Balik Kasus PRT Tewas di Jakpus

Minggu, 03 Mei 2026 | 16:09

Andi Arief Ingatkan Militer Masuk Pemerintah karena Sipilnya Koruptif

Minggu, 03 Mei 2026 | 15:59

Menlu AS Sambangi Vatikan usai Perseteruan Trump dan Paus Leo XIV

Minggu, 03 Mei 2026 | 15:26

Selengkapnya