Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Fadel Muhammad memastikan tidak ada elit partai beringin itu yang bermanuver dengan maksud menyingkirkan Priyo Budi Santoso dari jabatan Wakil Ketua DPR RI.
"Tidak," ungkap Fadel kepada Rakyat Merdeka Online (Selasa, 4/6).
Fadel yang juga mantan Menteri Perikanan dan Kelautan itu mengungkapkan, semua elit Golkar membela Priyo, yang belakangan ini disebut-sebut terkait dengan kasus suap.
"(Golkar) malah membela dia. Saya juga bela dia," jelas mantan Gubernur Gorontalo ini.
Tapi kenapa sampai Priyo mengungkapkan demikian? Bukankah ini bisa dinilai bahwa elit Golkar tidak harmonis?
"Mungkin maksudnya dari partai lain," jawab Fadel singkat.
Tudingan bahwa ada pejabat teras Golkar yang membebesar-besarkan kasus suap proyek di Kementerian Agama yang disebut-sebut melibatkannya, meski sudah ditampik, sampaikan Priyo di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (3/6).
"Saya agak sedih juga teman-teman di dalam, ada segelintir pimpinan teras yang sengaja menggerakkan pemberitaan dan seterusnya," ujar Priyo.
Priyo menyayangkan cara-cara tidak etis yang dilakukan pihak tertentu dengan menggiring opini publik bahwa dirinya mendapat imbalan dalam pengurusan proyek pengadaan Al Quran.
"Menurut saya, kalau ingin mengganti posisi saya di manapun, ya sebentar lagi pemilu. Tinggal setahun lagi, silakan saja. Cara yang baik tidak harus dengan cara seperti ini. Apalagi, saya ini orang baik," jelasnya.
"Saya tahu betul mengenai masalah ini, saya tahu betul tapi ini risiko saya. Tapi tetap ada tata krama-lah," ucap Priyo.
[zul]