Berita

Golkar: PKS Tak Perlu Didesak-desak Keluar dari Setgab

SABTU, 01 JUNI 2013 | 14:40 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Partai Golkar tidak sepakat kalau Partai Keadilan Sejahtera (PKS) didesak keluar dari Sekretariat Gabungan Partai Pendukung Pemerintah karena menolak rencana pemerintah menaikkan harga bahar bakar minyak (BBM) bersubsidi.

PKS dinilai akan keluar dengan sendirinya kalau merasa keberadaannya sudah tidak ada gunanya lagi di koalisi.

"Menurut saya nggak usah didesak-desak. Kalau PKS, berada dalam koalisi sudah tidak ada manfaatnya lagi dilihat dari berbagai perspektif, mereka akan dengan ikhlas meninggalkan koalisi," ujar Jurubicara Partai Golkar Tantowi Yahya kepada Rakyat Merdeka Online (Sabtu, 1/6).


Sebelumnya, Ketua DPP Partai Demokrat Sutan Bhatoegana meminta semua anggota Setgab kompak mendesak Presiden SBY mendepak PKS dari koalisi. "Ya, semua anggota Setgab harus kompak dorong SBY untuk hal itu," ujar Sutan.

PKS memang menolak rencana pemerintah menaikkan harga BBM bersubsidi. Bahkan, di beberapa daerah, kader PKS sudah menggelar demo menolak kebijakan tersebut. Tantowi menyebut itu urusan PKS.

"Itu urusan internal mereka. Saya yakin dinamika yang terjadi di daerah, pasti diketahui pusat. Apakah itu bagian awal dari keputusan mereka untuk keluar dari koalisi, bisa ya, bisa juga bukan," demikian Tantowi. [zul]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Diminati Klub Azerbaijan, Persib Siap Lepas Eliano Reijnders?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:58

Investasi Emas untuk Keuntungan Maksimal: Mengapa Harus Disimpan dalam Jangka Panjang?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:37

Harga Plastik Melonjak, Pengamat Ingatkan Dampaknya Bisa Lebih Berbahaya dari BBM

Sabtu, 04 April 2026 | 14:49

DPR Minta ASN yang WFH Dipantau Ketat!

Sabtu, 04 April 2026 | 14:31

Komisi V DPR Minta Pemerintah Lakukan Pemilihan Terdampak Gempa Sulut-Malut

Sabtu, 04 April 2026 | 14:00

DPR Minta Pemda Pertahankan Guru PPPK Paruh Waktu di Tengah Efisiensi Anggaran

Sabtu, 04 April 2026 | 13:47

Trump Digugat Dua Lusin Negara Bagian Terkait Pemilu

Sabtu, 04 April 2026 | 13:24

Daftar Tayang Bioskop April 2026: Dari Petualangan Galaksi Mario hingga Ketegangan Horor Lokal

Sabtu, 04 April 2026 | 13:22

Ledakan di Markas PBB Lebanon Kembali Lukai 3 Prajurit TNI, 2 Luka Serius

Sabtu, 04 April 2026 | 13:01

Sindiran Iran ke AS Menggema di Tengah “Pembersihan” Pentagon

Sabtu, 04 April 2026 | 12:51

Selengkapnya