Walikota Bandung, Dada Rosada ogah mengomentari tudingan terlibat dalam perkara suap pemulusan penanganan perkara Bansos Pemkot Bandung.
Saat disinggung apakah dirinya siap menjadi tersangka, Dada malah menepuk pipi salah seorang awak media yang menanyakan hal itu kepada dirinya.
"Jangan tanya kaya gitu, jangan pertanyaanya kaya gitu. Pertanyaan ini luar biasa, hahahaha," jawab Dada Rosada usai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Senin (20/5) malam.
Dada kali ini tampil di kantor KPK dengan mengenakan kemeja lengan motif garis-garis. Dia terlihat cengengesan meladeni pertanyaan awak media. Sementara, sejumlah ajudan yang mengawal Dada justru terlihat sibuk mengamankannya.
Dada enggan berkomentar saat dicecar apakah dirinya yang memerintahkan untuk menyuap hakim yang menanganai perkara tersebut.
Dada diperiksa lantaran disinyalir mengetahui kasus suap pemulusan perkara Bansos Pemkot Bandung. Dikabarkan, Dada ikut berandil dalam kasus tersebut. Pasalnya, Dada diduga sebagai salah satu pihak yang menjadi sponsor suap tersebut.
Saat perkara Bansos Pemkot Bandung bergulur di PN Bandung, nama Dada dan sejumlah pejabat Pemkot Bandung disebut-sebut terlibat. Namun, perlahan nama-nama tersebut menghilang.
Terkait pengembangan penyidikan kasus ini, KPK telah memeriksa banyak saksi. Selain pemeriksaan saksi, KPK juga melakukan serangkaian penggeledahan. Belum lama, KPK juga menggeledah dua rumah Dada Rosada di Jalan Tirtasari 2 No 12 dan rumah dinas di Kauman 56 Bandung.