Berita

alex noerdin/ist

Politik

FPD Ancam Borgol Diri di Gedung KPK Kalau Alex Noerdin Tidak Ditangkap

SENIN, 20 MEI 2013 | 14:22 WIB | LAPORAN:

Organisasi massa bernama Front Perjuangan Demokrasi (FPD), menuntut Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Gubernur Sumatera Selatan yang sedang mencalonkan diri kembali, Alex Noerdin.

Menurut jurubicara FPD, Ahmad Johan, mantan calon gubernur DKI Jakarta itu bertanggung jawab dalam kasus korupsi yang melibatkan terpidana Rosa Manulang dalam kasus Wisma Atlet. Rosa dalam pernyataanya sempat menjelaskan, PT Duta Graha Indah, yang memenangkan proyek senilai Rp 191 miliar, mencairkan jatah fee 2,5 persen untuk Gubernur Alex Noerdin. Pencairan dilakukan Mohamad El Idris.
 
Tidak hanya itu, FPD juga mengungkapkan dugaan korupsi Alex saat menjadi Bupati Musi Banyuasin, dalam pemakaian dana APBD. pembangunan Lapangan Terbang, Stable Berkuda, Sky Land, pembangunan penerangan lampu jalan, sirkuit balap, pembangunan jalan Sekayu - Lais, peningkatan jalan, pengadaan buku dan lainnya.


"KPK jangan tebang pilih dan harus segera menindaklanjuti proses hukum yang sudah berjalan agar segera menangkap secepatnya Alex yang kasusnya macet dengan sengaja di petieskan karena ada oknum KPK," ungkap Johan, saat dihubungi soal aksi FPD yang akan digelar di KPK (Senin, 20/5).

Ia juga mendesak agar KPK secepatnya bertindak untuk menangkap Alex karena tindak pidana korupsi dan perbuatan melawan hukum serta penyalahgunaan wewenang jabatan.

"Negara dirugikan puluhan miliar," pungkasnya.

Dia juga menegaskan ancaman FPD untuk menginap di gedung KPK, Jalan Rasuna Said, Jakarta, dan sekaligus melakukan aksi borgol diri sampai tuntutan mereka disikapi. [ald]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

AS Gempur ISIS di Suriah

Minggu, 11 Januari 2026 | 18:14

Aksi Kemanusiaan PDIP di Sumatera Turunkan Tim Kesehatan Hingga Ambulans

Minggu, 11 Januari 2026 | 18:10

Statistik Kebahagiaan di Jiwa yang Rapuh

Minggu, 11 Januari 2026 | 17:52

AS Perintahkan Warganya Segera Tinggalkan Venezuela

Minggu, 11 Januari 2026 | 17:01

Iran Ancam Balas Serangan AS di Tengah Gelombang Protes

Minggu, 11 Januari 2026 | 16:37

Turki Siap Dukung Proyek 3 Juta Rumah dan Pengembangan IKN

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:53

Rakernas PDIP Harus Berhitung Ancaman Baru di Jawa Tengah

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:22

Rossan Roeslani dan Ferry Juliantono Terpilih Jadi Pimpinan MES

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:15

Pertamina Pasok BBM dan LPG Gratis untuk Bantu Korban Banjir Sumatera

Minggu, 11 Januari 2026 | 14:50

Pesan Megawati untuk Gen Z Tekankan Jaga Alam

Minggu, 11 Januari 2026 | 14:39

Selengkapnya