Berita

Politik

SIDANG IMPOR SAPI

Maharani: Saya di Kamar Mandi, Tidak Lihat Ada yang Datang

JUMAT, 17 MEI 2013 | 14:33 WIB | LAPORAN:

Maharani Suciyono mengaku diminta Ahmad Fathanah untuk datang ke Hotel Le Meridien, Jakarta, pada pukul 17.00 WIB, Selasa 29 Januari itu.

"Saya diminta AF datang ke Le Meridien jam 5 sore. Saya datang dari tempat teman saya," kata mahasiswi tersebut kala bersaksi pada sidang kasus suap impor sapi dengan dua terdakwa, Arya Abdi Effendi dan Juard Effendi, di Pengadilan Tipikor, Jumat (17/5).

Maharani saat itu datang tidak tepat waktu. Dia tiba di hotel agak telat. Ahmad Fathanah sudah menantinya di kafe dalam hotel itu.


"Bincang sebentar, ngajak ke kamar. Sesudah sampai di sana, tak lama penyidik datang," umbar Maharani yang berkemeja putih.

Jaksa KPK, M. Rum, menanyakan, untuk tujuan apa Maharani diajak Fathanah ke hotel. Maharani mengatakan, Fathanah yang awalnya mengaku pengusaha, cuma ingin bertemu untuk berkenalan.

"Pada waktu ditangkap (tim KPK) apa yang terjadi?" tanya jaksa lagi.

"Saya di kamar mandi. Nggak lihat ada yang datang," aku Maharani.

Dia akui, beberapa barang-barang milikinya diangkut pula oleh penyelidik.

"Uang ada 10 juta dikasih sama Pak Ahmad," terangnya.

Setelah itu, Maharani bersama Fathanah digiring ke basement oleh penyelidik KPK.

Jaksa M. Rum kembali menanyakan maksud pemberian uang tersebut. Maharani mengiyakan bahwa uang diberikan Fathanah terkait ajakan bertemu di hotel.

"Sehari sebelumnya ketemu di mal. Saya sedang di salah satu mal di Jakarta," ungkapnya. [ald]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Tidak Mengutuk Tapi Ayo Gugat Israel di PBB

Minggu, 05 April 2026 | 01:55

Energi Transisi Sulap Desa Rentan jadi Resisten

Minggu, 05 April 2026 | 01:32

1.305 Rekomendasi Audit BPK di Kementerian PU Belum Tuntas

Minggu, 05 April 2026 | 01:10

Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Buntut Demo Kenaikan BBM

Minggu, 05 April 2026 | 00:52

Menang di Tingkat Kasasi, Natalia Rusli Fokus Kawal Perkara Pidana

Minggu, 05 April 2026 | 00:32

Pemerintah Desak DK-PBB Lindungi Pasukan Perdamaian di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 00:12

Pelni Sukses Layani 467 Ribu Penumpang Selama Arus Mudik-Balik Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 23:57

KSAD: Tiga Prajurit Gugur, Kami Sangat Kehilangan

Sabtu, 04 April 2026 | 23:32

Menlu Ungkap Ada Tiga Prajurit TNI Lagi Terluka di Lebanon

Sabtu, 04 April 2026 | 23:11

ITERA: Fenomena Langit Lampung Timur Diduga Sampah Antariksa Roket China

Sabtu, 04 April 2026 | 22:42

Selengkapnya