Berita

Hatta Rajasa/ist

Politik

PDS Resmi Dukung Hatta Rajasa jadi Capres

JUMAT, 03 MEI 2013 | 17:20 WIB | LAPORAN:

Partai Damai Sejahtera (PDS) yang tidak lolos sebagai peserta Pemilu 2014 secara resmi mendukung Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Hatta Rajasa sebagai Calon Presiden (Capres) 2014. Sikap resmi partai pimpinan Denny Tewu itu disampaikan kepada media di Manado, Sulawesi Utara (Jumat, 3/5).

"Untuk 2014 ini mari kita pilih pemimpin yang mampu memimpin perkembangan ekonomi Indonesia, mengatasi persoalan riil di masyarakat, dan itu kami menilai Pak Hatta Rajasa mampu untuk melaksanakannya. Kami meminta seluruh kader dan simpatisan PDS untuk memilih Hatta Rajasa sebagai Presiden Indonesia 2014-2019," kata Ketua Umum PDS Denny Tewu dalam keterangan persnya.

Dukungan PDS kepada Hatta Rajasa dan PAN di Pemilu 2014 ini juga dihadiri sejumlah pejabat teras PAN. Selain Ketua Umum PAN Hatta Rajasa, juga hadir Ketua DPP PAN Bara Hasibuan.  


Denny Tewu mengatakan, sikap resmi PDS mendukung PAN dan Hatta Rajasa pada Pemilu mendatang diambil setelah diterimanya salinan putusan resmi Mahkamah Agung (MA), Selasa (30/4). Intinya, salinan putusan MA itu menyatakan PDS tetap tidak dapat maju sebagai peserta Pemilu 2014.

Dukungan PDS kepada PAN dan Hatta Rajasa ini, kata Denny Tewu, bukanlah berbentuk peleburan partai. Melainkan, dukungan aspirasi politik PDS kepada PAN dan Hatta Rajasa. Mengingat, seluruh kader dan politisi PDS tetap harus dapat berkiprah dalam Pemilu 2014 dalam rangka membangun negara dan daerah ke depan.

"PDS tetap ada, saat ini kami memang tidak bisa menjadi peserta, makanya mencoba berkiprah melalui PAN, ke depan 2019 kalau memungkinkan PDS akan maju kembali," katanya.

Dikesempatan itu juga, Ketua Umum PAN Hatta Rajasa menyambut baik dukungan aspirasi politik PDS ke PAN dan Pemilu Presiden (Pilpres) mendatang.  Dukungan aspirasi politik PDS tersebut tentu akan menjadi energi tambahan bagi PAN untuk bersaing dalam Pemilu 2014.

Di sisi lain, PAN dan PDS memang memiliki sejumlah kesamaan, diantaranya sama-sama sebagai partai terbuka, memiliki pilar-pilar yang berjuang untuk kesejahteraan rakyat, demokrasi, dan lainnya.     

"Ini tentu tambahan energi politik buat kami," kata Hatta Rajasa.

PAN dan PDS, lanjut Hatta Rajasa, juga memiliki pandangan yang sama terkait garis perjuangan, yakni menjadikan partai sebagai media atau alat untuk mewujudkan tujuan berpartai, yakni kesejahteraan rakyat.  

"Saya selalu katakan partai adalah alat, melalui partai kita dapat menghimpun potensi bangsa  untuk memajukan bangsa menjadi lebih baik. Nah, di konteks itu kami bertemu, bukan partai tujuan utamanya, tapi rakyat yang utama," ujarnya.[rsn]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya