Berita

Sarah Sechan

Blitz

Sarah Sechan, Ucapkan RIP Uje Malah Di-bully

SENIN, 29 APRIL 2013 | 08:20 WIB

Jagad Twitter memang selalu riuh, terkadang malah tidak mengenal etika. Ini dialami oleh Sarah Sechan. Maksud hati ber­duka atas kepergian ustad Uje, Sarah malah ramai di-bully. Sebabnya sepele, eks VJ MTV ini menulis kata RIP (rest in peace) di belakang kata ‘Turut Berduka Atas Meninggalnya Ustadz Jefry’ dalam account @sarseh, akhir pekan lalu. 

Oleh followers, Sarah diang­gap kurang sopan menyebut RIP. Untung saja, Sarah tetap tenang sembari menjelaskan maksud yang sebenarnya.

“RIP = Rest in Peace, istirahat dgn damai, bisa digunakan utk siapapun :),” kicau Sarah.


“Tuhan Maha segala, terma­suk Maha Mengerti. Doa dlm bhs apapun akan dimengerti dan diterima Tuhan, yg penting niat baik :),” tambahnya lagi.

Sarah seperti ingin menun­jukkan dirinya bukan rasis atau memihak kepercayaan tertentu.

“Setiap orang punya selera/pendapat/pilihan dalam hal ke­percayaan, musik, bahasa, ma­kanan, minuman, pacar, motif kain, bentuk poni, santai aja,” cuap­nya terus berusaha untuk meng­ha­ngatkan suasana Timeline-nya.

Tidak lama kemudian, Sarah mengunduh sebuah gambar. Ia menambahkan caption ‘Keep Calm and Keep Twitter Friend­ly’, dengan maksud tetap santai dalam menggunakan twitter secara santun.

Debat nggak penting itu akhirnya berakhir. Penyanyi senior Titi DJ pun ikut ‘mele­raikan’.

“Inilah yg membuat kita ter­pecah belah. Ucapan bela sung­ka­wa saja dikotak-kota­kan. De­wasalah wahai teman2. Tunjuk­kan bahwa kita Muslim yg bijak,” kata Titi melalui @ti2dj.

“Itu juga alasan yang mem­buat saya semakin jarang baca & menulis di twitter.
Reaksi dari para fanatik (agama, artis, bola dsb) seringkali dangkal,” urai Titi. [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Rano: Pendidikan Harus Memerdekakan Manusia

Jumat, 08 Mei 2026 | 00:05

Car Free Day di Rasuna Said Digelar Perdana 10 Mei

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:34

Kasus Pemukulan Waketum PSI Bro Ron Berujung Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:12

Kali Kukuba di Halmahera Timur Diduga Tercemar Limbah PT FHT

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:00

Pemerintah Bebaskan Pajak Restrukturisasi BUMN

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39

Negara Disebut Kehilangan Ratusan Triliun dari Bisnis Sawit

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:15

Akper Husada Naik Kelas Jadi STIKES

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:06

Dugaan Jual Beli Jabatan Pemkab Cianjur Bisa Rusak Meritokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:27

DPR Usul 1 Puskesmas Punya 1 Psikolog

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:04

New Media Merasa Dicatut, DPR Minta Bakom Lebih Hati-hati

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:50

Selengkapnya