Berita

ilustrasi

Politik

Media Massa Harus Ungkap Caleg Bermasalah!

JUMAT, 26 APRIL 2013 | 16:45 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Media harus berperan memberikan informasi rekam jejak para bakal calon legistalif kepada masyarakat untuk menjamin terlaksananya pemilu yang berkualitas.

Pengamat media massa dari Indonesia Media Watch (IMW), Ardinanda, menyatakan, sebagai bagian dari demokrasi dan profesionalisme parpol, nama-nama yang diusulkan dalam Daftar Caleg Sementara (DCS) mestinya memenuhi persyaratan tertentu yang disyaratkan.

Selain syarat administratif, persyaratan lain yang harus dipenuhi adalah bakal calon memiliki kapabilitas sebagai anggota legislatif.


"Sebagai pilar keempat demokrasi, media bertanggung jawab untuk memberikan pendidikan politik kepada masyarakat dan meningkatkan partisipasi masyarakat," kata Ardinanda.

Dia meminta media berperan dalam mengkritik dan memberi masukan terkait daftar calon sementara tiap-tiap parpol melalui saluran yang disediakan oleh masing-masing parpol.

Dua belas partai politik telah menyerahkan daftar calegnya pada Senin lalu (22/4). Mereka adalah Partai Nasdem, Partai Gerindra, PKPI, PAN, PDIP, PBB, PPP,  PKB, Demokrat, PKS, Hanura, dan Golkar.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengatakan bahwa hingga ditutupnya waktu pendaftaran resmi, tercatat sebanyak 6.576 bakal caleg telah mendaftar. KPU memberikan kesempatan kepada 12 partai untuk mengubah daftar caleg sementara (DCS) yang mereka ajukan hingga 22 Mei 2013. Salah satu syarat bisa diubahnya daftar tersebut, yaitu adanya masukan masyarakat terkait caleg.

"Keterlibatan masyarakat, institusi di luar partai  dan media dibutuhkan untuk menyaring caleg bermasalah," tegas Ardinanda lagi. [ald] 

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Purbaya Bakal Bahas Layer Baru Cukai Rokok Oktober, Pengusaha Ilegal Siap-Siap

Sabtu, 05 September 2026 | 20:23

Kasus Tahura Singlurus Pintu Masuk, Koptasi Minta Selisih LHV Batubara SSS Diusut

Sabtu, 05 September 2026 | 20:20

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

Gen Z Antusias, Ribuan Anak Muda Padati LFF 2026 Sejak Pagi

Sabtu, 05 September 2026 | 19:44

Menhut Perkuat Penyelamatan Satwa Liar di Tengah Karhutla Kalteng

Sabtu, 05 September 2026 | 19:28

Koalisi Masyarakat Sipil Kecam Putusan Banding yang Meringankan di Kasus Andrie Yunus

Sabtu, 05 September 2026 | 19:13

OMC Berhasil Datangkan Hujan, KLH Pastikan Karhutla di Kalbar dan Kalteng Terkendali

Sabtu, 05 September 2026 | 19:00

Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Ini Sejarah Letusannya

Sabtu, 05 September 2026 | 18:46

BAIK Bangkit dari Suspensi, Siapkan Jurus Pulihkan Kinerja

Sabtu, 05 September 2026 | 18:46

Kemenhut Siapkan Call Center Rescue 24 Jam Tangani Satwa Liar Terdampak Karhutla

Sabtu, 05 September 2026 | 18:37

Selengkapnya