Berita

Ahok pun Ungkap Penyebab Proyek JLNT Terhenti

RABU, 24 APRIL 2013 | 22:56 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Terang sudah kenapa proyek pembangunan Jalan Layang Non-Tol (JLNT) Kampung Melayu-Tanah Abang yang berbiaya Rp 101,5 miliar terhenti.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama mengatakan, terhentinya proyek JLNT merupakan keputusan dari pihak kontraktor, yaitu Istaka Karya. Namun, Istaka Karya menghentikan proyek karena adanya hutang Rp 20 miliar yang belum dibayar oleh Pemprov DKI.

"Masalah ini baru terungkap sekarang," kata Ahok, sapaan Basuki, kepada wartawan di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu (24/4).


Ahok mengatakan persoalan hutang ini tidak terlalu bermasalah karena dananya sudah dianggarkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Akan tetapi, hutang belum bisa dibayarkan karena terjadi kelebihan volume pekerjaan. Untuk itu, Ahok mengatakan pihaknya akan mempelajari kelebihan volume tersebut.

"Kami sudah minta Dinas PU dan Inspektorat Provinsi DKI Jakarta untuk mempelajari masalah ini secara hukum. Kita juga tunggu hasil audit dari Badan Pemeriksa Keuangan dan Badan Pengawasan Keuangan Pembangunan. Kalau hasilnya kita harus bayar, maka pasti akan kami bayar," ucap Ahok.

Dalam kesempatan ini Ahok menyampaikan optimistisnya bahwa proyek JLNT Kampung Melayu-Tanah Abang selesai Desember 2013. Pengerjaan fisik JLNT tinggal 17%.

"Kalau pun perlu dilakukan tender ulang karena pembangunannya kini terhenti, saya ingin proyek ini cepat selesai. Ditargetkan pembangunannya sudah selesai Desember tahun ini," demikian Ahok.

Sebelumnya Ahok tegaskan penghentian proyek JLNT Kampung Melayu-Tanah Abang dilakukan secara sepihak oleh kontraktor, bukan oleh Pemprov DKI.

"Kan yang hentikan mereka (kontraktor). Sekarang kita minta dihentikan total supaya diaudit dulu. Kita juga mau tanya kenapa stop di tengah jalan," katanya di Balaikota, Selasa (23/4) kemarin.

Ahok menjelaskan, Pemrov mengetahui proyek JNLT dihentikan karena adanya laporan dari Kepala Dinas PU yang baru. Dia juga menyinggung kinerja Kepala Dinas PU yang lama, Ery Basworo yang kurang mumpuni. Menurutnya, Kadis PU lama tidak melaporkan perihal pelaksanaan proyek JNLT yang ternyata proyek multiyears.

Ahok juga mengaku tidak tahu menahu perihal anggaran proyek JNLT yang mulai dilakukan pada 2010 sudah dimasukkan dalam APBD 2013. Ahok berjanji akan segera menyelesaikan proyek JLNT setelah BPKP dan BPK melakukan audit terhadap pengerjaan yang sudah ada.

Biaya yang dikucurkan untuk pembangunan proyek JLNT sebagaimana tercantum dalam pos anggaran Dinas Pekerjaan Umum (PU) DKI adalah sebesar Rp 101,5 miliar.  Dengan rincian: pembangunan jalan layang paket KH Mas Mansyur sebesar Rp 64 miliar; Paket Casablanca Rp 2 miliar; Paket Jalan Prof Dr Satrio Rp 21,5 miliar; anggaran pembangunan ramp on off barat Rp 1,5 miliar; dan ramp on off timur Rp 12,5 miliar.

[dem]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Pelaku Kekerasan Seksual di Gili Trawangan Dibekuk di Bali

Rabu, 29 April 2026 | 16:19

Tak Terlantar Lagi, Keluarga Pasien RSUD Banggai Laut Bisa Pakai Rumah Singgah

Rabu, 29 April 2026 | 16:10

KPK Ungkap Ada yang Ngaku-ngaku Bisa Atur Kasus Bea Cukai

Rabu, 29 April 2026 | 16:09

Update Laka KA di Bekasi Timur: 15 Meninggal, 91 Luka-luka

Rabu, 29 April 2026 | 16:05

Anggota DPRD Jabar Bongkar Dugaan “Mahasiswa Gaib” di Kampus

Rabu, 29 April 2026 | 15:56

PLN Perkuat Posisi Indonesia sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Digital

Rabu, 29 April 2026 | 15:44

5 Kg Sabu Gagal Dikirim ke Solo dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 15:42

Kemenhaj Gerak Cepat Tangani Kecelakaan Bus Jemaah Haji di Madinah

Rabu, 29 April 2026 | 15:37

PT KAI Harus Perkuat Sistem Peringatan Dini untuk Cegah Kecelakaan

Rabu, 29 April 2026 | 15:27

Prabowo Tegaskan RI Negara Paling Aman: yang Mau Kabur, Kabur Aja!

Rabu, 29 April 2026 | 15:25

Selengkapnya