Berita

anas urbaningrum

Anas Urbaningrum: Konvensi Demokrat Bisa Jadi Konveksi

SABTU, 20 APRIL 2013 | 09:23 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

Anggaran Dasar Partai Demokrat sama sekali tidak menyebutkan soal konvensi untuk mencari calon presiden dan atau wakil presiden. Penentuan mengenai capres dan cawapres dari partai itu sepenuhnya ada di tangan Majelis Tinggi Partai yang saat ini dipimpin oleh Susilo Bambang Yudhoyono yang juga Ketua Umum Partai Demokrat dan Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat.

Itulah sebabnya, banyak pihak yang meragukan efektivitas konvensi tersebut.

Wakil Ketua Majelis Tinggi Partai Marzuki Alie kemarin (Jumat, 19/4) menegaskan bahwa urusan konvensi sepenuhnya di tangan Majelis Tinggi Partai. Konvensi itu, sebutnya, akan selenggarakan pada Agustus 2013 dan diikuti debat terbuka di bulan Januari.


Beberapa waktu lalu Direktur IndoBarometer M. Qodari mengatakan bahwa ada semacam jebakan Batman untuk urusan konvensi di tubuh Partai Demokrat. Nomenklatur konvensi, jelasnya, sama sekali tidak ada di dalam AD Partai Demokrat. Itu sebabnya, dia yakin, apapun hasil konvensi akan diserahkan kepada Majelis Tinggi yang di dalam AD disebutkan sebagai lembaga yang memiliki kewenangan menentukan capres dan cawapres.

Mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum kepada Rakyat Merdeka Online tadi malam (Jumat, 19/4), juga menyoroti wacana konvensi yang kini dibesar-besarkan kalangan petinggi partai itu. Menurut Anas Urbaningrum aneh rasanya bila pemenang konvensi masih harus diputuskan oleh Majelis Tinggi Partai.

"Kalau begitu bukan konvensi lagi namanya, tapi konveksi," ujar Anas Urbaningrum ringan. [guh]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Rakyat Ingin Hukum yang Keras terhadap Pelaku Korupsi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 02:19

Sumber APBN Berpeluang dari Harta Rampasan Koruptor

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:57

Gaduh Desil DTSEN, Bonnie Triyana: Buka Mekanisme Sanggah

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:21

Aset Daerah Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Pembangunan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:03

Ribuan Pengunjung Padati Hari Pertama Danantara Housing Expo

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:52

Leonardi Divonis 2,5 Tahun Penjara Meski Tak Terbukti Terima Uang

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:22

Kecurigaan Netizen Benar, Habis Karhutla, Muncullah Sawit

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:01

Pelindo-BNN Edukasi Pelajar di Empat Kota soal Bahaya Narkoba

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31

Pos Polisi di Kolong Flyover Slipi Dibakar Massa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:10

UU Perampasan Aset Beri Kepastian Hukum Berantas Korupsi

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:00

Selengkapnya