Berita

ilustrasi/ist

Dubes Korut: Kami Tidak Ingin Perang

RABU, 10 APRIL 2013 | 13:02 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

. Republik Demokratik Rakyat Korea atau yang dikenal dengan Korea Utara sama sekali tidak menginginkan perang pecah di Semenanjung Korea. Apalagi melibatkan persenjataan berhulu ledak nuklir.

Hal ini ditegaskan Duta Besar Korea Utara Ri Jong Ryul dalam perbincangan dengan Rakyat Merdeka Online di sela pameran Bunga Kimilsung dan peringatan Hari Matahari atau haul ke-101 Kim Il-sung di Taman Anggrek Indonesia Permai di komplek Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Rabu siang (10/4).

"Ketegangan saat ini lebih buruk dari sebelumnya. Kami tahu bahwa pemberitaan media Barat yang begitu gencar menuding kami sebagai pihak yang memprovokasi ketegangan. Tapi kami hanya bertahan, karena Amerikalah yang membuat ketegangan dan mengerahkan pasukan dalam ukuran yang begitu besar," ujarrnya.


Menurut Dubes Ri, sebagai sebuah negara yang berdaulat sudah barang tentu Korea Utara tidak bisa tinggal diam menyaksikan kehadiran pasukan asing yang mengancam.

"Kami ingin damai, kami tidak mau perang. Tapi di sisi lain kami juga tidak takut perang," ujarnya lagi.

Setelah perang berkecamuk sejak 1950, pada Juli 1953 Korea Utara dan Amerika Serikat sepakat untuk menghentikan aksi saling serang. Hingga kini gencatan senjata itu tidak pernah ditingkatkan menjadi perjanjian damai yang permanen.

"Korea Utara telah berkali-kali meminta agar genjatan senjata ditingkatkan menjadi perjanjian damai yang permanen. Tapi selalu ditolak, seakan Amerika Serikat dan sekutunya sengaja memelihara ketagangan," Ketua Lembaga Persahabatan Indonesia-Korea, Ristiyanto, yang juga hadir dalam kegiatan itu menambahkan.

Ia berharap para pihak yang bertikai dapat menahan diri dan mengedepankan dialog untuk menghindari perang. [ysa]

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

KPK Benaran Sakit Jiwa, Gedung Merah Putih Mending untuk Merawat ODGJ

Kamis, 16 Juli 2026 | 19:00

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Cara Cek Status Eligible Magang Kemnaker 2026, Alasan Tidak Lolos Verifikasi

Jumat, 17 Juli 2026 | 20:22

Prabowo Segera Luncurkan Motor Listrik Buatan Anak Bangsa

Jumat, 17 Juli 2026 | 20:19

Panglima: TNI AD Sumbang 55 Persen Produksi Beras Nasional 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 19:53

Profil Slavko Vincic, Wasit Final Piala Dunia 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 19:26

Ini Alasan Kejagung Belum Tahan Febrie Adriansyah

Jumat, 17 Juli 2026 | 19:19

Halaqah Pra Muktamar NU Diawali Khataman Al-Qur'an dan Doa Bersama

Jumat, 17 Juli 2026 | 19:17

Prabowo Putuskan Bangun Minimal 30 Pabrik Bioetanol di Indonesia

Jumat, 17 Juli 2026 | 19:16

Jadwal Final dan Perebutan Posisi 3 Piala Dunia 2026: Spanyol vs Argentina, Prancis Tantang Inggris

Jumat, 17 Juli 2026 | 19:07

Pertamina Patra Niaga Bantah Isu Transporter Enggan Salurkan BBM di Sumut

Jumat, 17 Juli 2026 | 18:41

Pramono Buka Jalan Alumni PKM Berdakwah di Masjid Milik Pemprov DKI

Jumat, 17 Juli 2026 | 18:41

Selengkapnya