Berita

Jangan Lagi Gusur PKL...

SABTU, 30 MARET 2013 | 22:43 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Suritno sabar menunggu giliran. Di depannya masih ada tiga orang yang juga mengantri. Warga Sewon, Yogyakarta, kelahiran 1971 itu rela mengantri untuk memeriksakan kesehatannya kepada petugas medis dari Rumah Sakit Nur Hidayah, Imogiri Timur, Bantul, Yogyakarta, Sabtu malam (30/3).

Tiga menit berselang, Suritno mendapat giliran. Dia duduk di kursi plastik berhadapan-hadapan dengan seorang petugas medis. "Apa yang dirasakan Pak?" tanya petugas itu kepada Suritno setelah sebelumnya menanyakan nama dan usia.

"Sesak nafas Pak" timpal Suritno fasih.


Sambil diperiksa Suritno mendengarkan penjelasan dokter dengan seksama. Setelah penjelasan dokter selesai, dia disodori secarik kertas rujukan obat. Suritno menggeser duduk ke kursi plastik yang ada di sebelah kanannya untuk mendapatkan obat. Setelah mendengar penjelasan cara menggunakan obat, dia pun berdiri dan berjalan menuju penjual aksesoris motor. Dia memang datang ke Pasar Loak Senthir, Beringharjo, untuk membeli kaca spion motor.

Selain Suritno yang setiap harinya bekerja menarik becak, ada banyak calon pembeli lainnya yang juga ikut menikmati layanan pengobatan gratis ini. Kegiatan ini digelar oleh komunitas Sahabat Bangsa Untuk Persatuan. Tak mau kalah, para penjual di pasar yang terletak tak jauh dari jalur wisata Malioboro itu juga ikut ambil bagian.  Diiringi alunan musik keroncong yang disediakan panitia, mereka ikut mengantri. Salah seorang diantaranya adalah Dini.

Dini, 34 tahun, mengeluh sering mengalami pusing dan tekanan darahnya tinggi. Setelah menjalani pemeriksaan dan disarankan untuk beberapa waktu tidak kecapekan dulu oleh petugas medis, Dini yang menjual pakaian di Pasar Senthir terlihat senang mendapat pengobatan gratis. Dia pun berharap kegiatan serupa bisa diselenggarakan rutin.

"Kalau bisa rutin. Dua tahun selama saya di di sini belum pernah ada kegiatan seperti ini mas. Kalau ke rumah sakit kan belum tentu biayanya murah," ucap dia.

Ketua Aliansi Rakyat Untuk Perubahan (ARUP) yang juga mantan Menteri Kordinator Bidang Ekonomi, DR. Rizal Ramli, terharu dengan antusiasme warga yang mengikuti kegiatan ini. Rintik hujan yang mengguyur lokasi beberapa saat sebelum pengobatan gratis digelar tak menyurutkan niat mereka untuk ikut serta.

Dalam kesempatan ini, Rizal Ramli yang merupakan penasihat ekonomi Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) menegaskan komitmen dan dukungannya terhadap upaya-upaya memperjuangkan nasib rakyat kecil. Mengenakan blankon khas Yogya dan baju sorjan, dia juga menegaskan, peduli dengan nasib pedagang kaki lima yang sering digusur dan kalah oleh mal-mal yang berdiri megah.

"Pedagang kecil tak boleh lagi digusur," singkat Rizal yang digadang-gadang sejumlah kalangan sebagai calon presiden alternatif.[dem]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Pelaku Kekerasan Seksual di Gili Trawangan Dibekuk di Bali

Rabu, 29 April 2026 | 16:19

Tak Terlantar Lagi, Keluarga Pasien RSUD Banggai Laut Bisa Pakai Rumah Singgah

Rabu, 29 April 2026 | 16:10

KPK Ungkap Ada yang Ngaku-ngaku Bisa Atur Kasus Bea Cukai

Rabu, 29 April 2026 | 16:09

Update Laka KA di Bekasi Timur: 15 Meninggal, 91 Luka-luka

Rabu, 29 April 2026 | 16:05

Anggota DPRD Jabar Bongkar Dugaan “Mahasiswa Gaib” di Kampus

Rabu, 29 April 2026 | 15:56

PLN Perkuat Posisi Indonesia sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Digital

Rabu, 29 April 2026 | 15:44

5 Kg Sabu Gagal Dikirim ke Solo dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 15:42

Kemenhaj Gerak Cepat Tangani Kecelakaan Bus Jemaah Haji di Madinah

Rabu, 29 April 2026 | 15:37

PT KAI Harus Perkuat Sistem Peringatan Dini untuk Cegah Kecelakaan

Rabu, 29 April 2026 | 15:27

Prabowo Tegaskan RI Negara Paling Aman: yang Mau Kabur, Kabur Aja!

Rabu, 29 April 2026 | 15:25

Selengkapnya