Berita

Sebastian Vettel

Olahraga

Webber Jengkel Terhadap Vettel

Formula 1
RABU, 27 MARET 2013 | 09:32 WIB

Sebastian Vettel memang sukses memenangi Grand Prix Malaysia, akhir pekan lalu. Tapi siapa sangka kesuksesan itu juga diiringi dengan kabar yang kurang baik.

Vettel dikabarkan tidak memedulikan team order jelang akhir balapan. Justru, pebalap tim Red Bull ini terus menekan rekan satu timnya, Mark Webber.

Webber sebenarnya memimpin sepanjang balapan. Namun di lap ke-46 pebalap asal Jerman itu justru menyalipnya. Red Bull merasa Vettel tidak mengindahkan instruksi tetap menjaga posisi dan menjaga performa ban.


Akibat insiden itu, Webber makin merasa diposisikan sebagai anak tiri di Red Bull. Usai balapan, pebalap asal Australia itu langsung memberikan komentar bernada sinis dan jengkel.

“Saya akan berada di Australia di atas papan selancar saya. Kita akan melihat apa yang akan terjadi nanti,” ujarnya seperti dilansir Sports Mole, Senin lalu.

Dia juga enggan membicarakan sesi Grand Prix selanjutnya, memaafkan Vettel. “Saya pikir, Sebastian memiliki rasa hormat kepada saya. Demikian juga sebaliknya. Tapi situasi seperti ini tidak ditangani dengan baik.”

Kondisi itu memaksa bekas juara dunia Formula 1 era 1990-an, Damon Hill angkat bicara. Menurutnya, kejadian itu bisa metara dua pebalap Red Bull tersebut. Gesekan yang terjadi antara Vettel dan Mark bisa menjadi masalah besar, bukan hanya bagi mereka berdua, tapi juga pada tim.

“Mereka harus mengerti, kondisi ban sudah mengkhawatirkan. Sementara jika mereka memaksakan terus berduel, hanya akan membuat kondisi ban semakin buruk. Vettel tidak mengerti akan hal itu.”

Dikatakan, tak layak jika antara satu pebalap dengan pebalap lainnya dalam satu tim tidak saling percaya, karena itu akan menjadi masalah bagi tim. [Harian Rakyat Merdeka]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya