.Tim Red Bull berhasil keluar sebagai yang terdepan di GP Malaysia. Sebastian Vettel akhirnya tampil sebagai pemenang setelah melewati duel ketat dengan rekannya se-timnya, Mark Webber di Sirkuit Sepang, Malaysia, kemarin sore WIB.
Vettel berhasil mempertaÂhanÂkan posisi terdepan, setelah lampu hijau menyala sempat menÂdapat gangguan dari FernanÂdo Alonso, yang berhasil menyaÂlip Felipe Massa.
Sial bagi Alonso, di lap kedua, pembalap Ferrari ini mengalami kerusakan di mobilnya ketika berÂadu dengan Mark Webber. Alonso keluar trek dan out.
Vettel pun melesat dengan caÂtatan waktu satu jam 38 menit 56,681 detik mengarungi 56 lap. Webber yang asal Australia keÂtingÂgalan 4,2 detik dan Lewis HaÂmilton di urutan ketiga dari tim Mercedes tertinggal 12.1 deÂtik dari Vettel.
Hasil ini tentunya membuat Vettel bangga. Pasalnya sebelum balapan di mulai, Sebastian VetÂtel mampu merebut
pole posÂsiÂtiÂon sat kualifikasi GP Malaysia dan menyatakan bahwa dirinya ingin mengakhiri balapan seperti sesi kualifikasi.
Vettel berharap bisa meraih haÂsil yang sama baiknya seperti saat menjadi yang tercepat di sesi kualifikasi.
“Well, saya pikir jika Anda start di depan, Anda selalu ingin finis di posisi yang sama,†kata Vettel di
Planet F1.Vettel yang melihat
driver FerÂrari, Alonso, juga menemÂpaÂti
grid terdepan, memang telah memÂpreÂdiksi jalannya lomba baÂkal berÂlangsung ketat. “Jelas deÂngan FerÂnando (Alonso) berada di posisi yang tak begitu jauh, itu akan menjadi balapan yang panÂjang dan sulit untuk mengetahui kecepatan yang sebenarnya,†ungÂkapnya.
Sedangkan bagi Alonso, balaÂpan itu adalah malapetaka dan mimpi buruk, karena pada kualiÂfikasi GP Malaysia, pria Spanyol itu, mengaku sangat optimis mampu mengulaÂngi prestasinya menjadi yang terÂcepat di Sirkuit Sepang musim lalu.
Alonso yang mampu menjadi juara di Sirkuit Sepang musim laÂlu, berujar bahwa dirinya mamÂpu mengulangi prestasi yang berhasil diraihnya itu.
Bukan tanÂpa alasan Alonso yaÂkin dengan kansÂnya untuk kemÂbali menjadi juara di lomba yang dihelat di ‘neÂgeri jiran’ itu. PerÂforma bagus yang ditunjukkan oleh mobil FerÂrari menjadi alaÂsanÂÂnya. [Harian Rakyat Merdeka]