Berita

martin hutabarat/ist

Politik

Gerindra: Penyerangan LP Sleman Cermin Rendahnya Kepercayaan pada Hukum

SABTU, 23 MARET 2013 | 10:14 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

. Harus dilakukan tindakan tegas terhadap orang-orang yang menyerbu Lembaga Pemasyarakatan Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dinihari tadi (Sabtu 23/3).

"Pernyataan dari Menkopolhukam, Djoko Suyanto, agar pelaku ditindak tegas kami dukung. Meskipun kita dapat memahami perasaan sedih dan marah dari kawan-kawan almarhum satu korps terhadap preman yang menganiaya rekan mereka sampai meninggal," kata anggota Komisi III DPR dari Fraksi Gerindra, Martin Hutabarat, kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat tadi.

Diberitakan, sekitar 15-17 orang bersenjata dan bertopeng menembak mati empat tahanan titipan Polda DIY yang berstatus tersangka pelaku pengeroyokan dan penusukan hingga tewas atas seorang anggota Kopassus di sebuah kafe beberapa hari lalu.


Namun, ditegaskan Martin tindakan penyerbuan itu jelas melanggar hukum. Martin menduga, ada rasa tak percaya pada proses hukum dari para pelaku penyerangan yang hingga kini masih misterius. Hal itu membuat mereka tak dapat menahan diri dan menyerahkan kasus pembunuhan diselesaikan secara hukum.

"Namun, tidak dapat dipungkiri, tindakan main hakim sendiri ini sering muncul karena kurangnya kepercayaan masyarakat pada hukum di Indonesia, yang seharusnya bisa memberi keadilan pada korban kejahatan. Apabila rasa percaya itu ada, pasti kejadian seperti ini tidak mungkin terjadi," sesalnya. [sam]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Masuk Tahap Pembuktian, Denny Indrayana Minta MK Panggil Gibran

Senin, 28 September 2026 | 18:16

Bukan Sekadar Parlemen, MPR Penjaga Konstitusi dan Kebangsaan

Senin, 28 September 2026 | 18:09

Dari 49 Tahun, Antrean Faktual Haji Kini Jadi 14 Tahun

Senin, 28 September 2026 | 17:44

Prabowo Perintahkan Audit Forensik Tata Kelola Keuangan Haji

Senin, 28 September 2026 | 17:38

Warga Ngadu ke DPR Gegara Kasus Dugaan Mafia Tanah Disetop

Senin, 28 September 2026 | 17:33

Mengenal Megathrust, 14 Segmen Sumber Gempa di Indonesia dan Potensi Magnitudonya

Senin, 28 September 2026 | 17:25

Dirjenpas Janji Bongkar 13 Bangunan Lapas Cibinong

Senin, 28 September 2026 | 17:16

Apa Itu Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan? Ini Penjelasan Ahli

Senin, 28 September 2026 | 17:08

Kesaktian Silfester Mulai Berkurang

Senin, 28 September 2026 | 17:05

Harga BBM Pertamina 28 September 2026, Pertalite hingga Pertamax Masih Segini

Senin, 28 September 2026 | 16:59

Selengkapnya