Berita

dallal dan bayi muhannad/bbc

Dunia

Narapidana Palestina di Penjara Israel Menghamili Istri dengan Sperma Selundupan

MINGGU, 17 MARET 2013 | 00:02 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

Muhannad Ziben kini berusia 7 bulan. Ia lahir Agustus tahun lalu di Rumah Sakit Al Arabia di Nablus, Palestina. Muhannad dilahirkan ibunya, Dallal, dengan bantuan seorang bidan. Persalinan berjalan lancar.

Ketika Muhannad dilahirkan, ayahnya, Ammar Ziben, sedang berada di penjara Israel. Ammar Ziben dijatuhi hukuman penjara selama 32 tahun karena terlibat dalam sebuah aksi pengeboman di Jerussalem tahun 1997 silam.

Bila ayahnya tak sedang berada di rumah bersama ibunya, bagaimana sang ibu bisa hamil dan kemudian melahirkan Muhannad dengan selamat?


Seperti diberitakan BBC, Muhannad bukan anak haram yang lahir dari luar pernikahan. Ia adalah hasil dari pembuahan sel telur ibunya dan sperma ayahnya yang diselundupkan ke luar penjara.

Narapidana Palestina di penjara-penjara Israel tidak mendapatkan hak untuk berkumpul dengan istri di ruangan khusus di dalam penjara. Perlakuan ini berbeda bila dibandingkan dengan narapidana Israel yang bahkan mendapatkan semacam hak cuti untuk mengunjungi rumah mereka.

"Muhannad adalah hadiah dari Tuhan," ujar Dallal kepada BBC. "Namun begitu kebahagiaan saya tidak lengkap tanpa kehadiran suami," sambungnya.

Kini, menurut BBC, setidaknya ada dua ahli kandungan di Tepi Barat yang mengatakan sekitar 10 wanita Palestina mengikuti jejak Dallal.

"Sejujurnya, saya tidak tahu bagaimana mereka melakukannya, dan saya tidak mau tahu. Saya tidak mau masuk ke ranah politik. Saya melakukan ini atas alasan kemanusiaan untuk membantu wanita-wanita ini. Banyak yang memberikan perhatian kepada narapidana, tetapi wanita-wanita ini juga sangat menderita," ujar Dr Salem Abu Khaizaran, salah seorang ahli kandungan yang membantu proses kehamilan dan kelahiran seperti ini.

Katanya, para wanita yang meminta bantuan dirinya datang dengan sperma suami yang diletakkan di berbagai macam tempat, mulai dari botol kecil sampai cangkir plastik.

Menurut Dr Abu Khaizaran, dalam kondisi ideal sperma bisa bertahan sampai 48 jam sebelum dibekukan dengan metode IVF.

Umumnya sperma yang diselundupkan itu tiba di tempat praktik Dr Abu Khaizaran di bawah 48 jam. Tetapi ada juga yang tiba dalam keadaan sudah tidak memungkinkan lagi untuk diproses. Bila ini yang terjadi, Dr Abu Khaizaran meminta ibu muda itu untuk mencoba mendapatkan kembali sperma suaminya di dalam penjara.

Klinik tempat Dr Abu Khaizaran praktik menolak memberikan bantuan kepada wanita yang sudah memiliki banyak anak, atau wanita yang suaminya dipenjara untuk masa yang tidak lama.

Sebelum membantu proses kehamilan, Dr Abu Khaizaran selalu mendatangi pihak keluarga wanita dan pria yang sedang dipenjara untuk memastikan keaslian sperma.

Wanita yang ingin dihamili dengan teknik ini pun diminta untuk "mengumumkan" kepada masyarakat tentang proses kehamilan yang akan terjadi pada dirinya. Penting untuk menekankan bahwa ia dibuahi dengan sperma suaminya yang sedang dipenjara selama 10 hingga 15 tahun.

Hal ini penting dilakukan untuk menghindarkan fitnah. [guh]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Bos Danantara Ungkap Proses Pangkas BUMN Tak Mudah

Rabu, 07 Oktober 2026 | 12:11

Hingga Siang Nusron Belum Hadir, KPK Masih Menunggu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:53

PJBS Direvisi, Porsi Saham Bayan Resources yang Dibeli Haji Isam Bertambah Jadi 10,08 Miliar

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:44

Nasib Gibran Kini Tergantung Prabowo

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:37

Empat WNI Pulang ke Tanah Air usai Enam Bulan Disandera Bajak Laut Somalia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

PDIP: Kebohongan Gibran Lulus SMA Sederajat Tercatat dalam Putusan Negara!

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

Putusan MK soal Gibran Buka Perdebatan Demokrasi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:21

DPR Minta Pemerintah Percepat Huntara bagi Korban Gempa Flores

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:19

Rita Widyasari Kembali Diperiksa KPK

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:17

Badai Dekati Amerika, Harga Minyak Naik Lagi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:01

Selengkapnya