Berita

Cynthiara Alona

Blitz

Cynthiara Alona, Kapok Ketemu Napi Brutal

SELASA, 12 MARET 2013 | 08:40 WIB

Cynthiara Alona akhirnya bisa keluar bui atas kasus kepemilikan paspor palsu. Perasaan bintang film Susuk Pocong dan Hantu Budeg ini langsung bercampur aduk. “Aku jadi mengenal dunia penjara seperti apa.

Jadi susah banget diungkapkan. Karena aku di sini nggak lama. Aku cuma dapat aktivitas pembelajaran iman, agama itu yang paling penting mereka
terapkan,” ucap Alona.

Ya, Alona bisa menghirup udara bebas, keluar dari Lembaga Pemasyarakatan Wanita Tangerang, Banten, Minggu lalu. Kini, eks model majalah Playboy ini belum mau menerima pekerjaan, baik bernyanyi ataupun menerima tawaran film.

Ya, Alona bisa menghirup udara bebas, keluar dari Lembaga Pemasyarakatan Wanita Tangerang, Banten, Minggu lalu. Kini, eks model majalah Playboy ini belum mau menerima pekerjaan, baik bernyanyi ataupun menerima tawaran film.

“Aku mau istirahat dulu. Aku mau menetralisir aura negatif dari penjara,” kata Alona.
Banyak pengalaman yang dirasakannya selama di dalam penjara. Masuk ke dalam penjara adalah peristiwa menyakitkan yang tidak pernah ada di dalam bayangannya selama ini.

Pengalaman berharga itu hanya dijadikannya pelajaran hidup. Wanita berdarah Aceh ini tidak ada keinginan untuk menuangkannya ke dalam buku.

“Kayaknya si bagus untuk buat buku, tapi kayaknya nggak. Karena aku kurang suka baca buku jadi kayaknya nggak mungkin deh,” kata wanita berkulit putih ini.

Tidak pernah ada di dalam bayangan Alona, kalau dirinya bisa merasakan dingin, kejam dan pengapnya penjara. “Ini rintangan yang berat dan menyakitkan. Ke depannya kalau ada musibah yang lebih menyakitkan lagi aku bisa lebih kuat,” kata sang sosialita.

Selama di penjara, Alona mengaku ngeri bertemu dengan napi yang brutal. “Cukup sekali dalam hidupku ada di penjara,” tandasnya. Alona divonis bersalah tiga bulan penjara, lebih ringan sebulan dari tuntutan jaksa penuntut umum yang menuntutnya empat bulan penjara. Alona ditangkap Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta karena menggunakan paspor palsu pada awal Desember 2012. [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Roy Suryo dan dr. Tifa Dirawat di RS Polri atas Rekomendasi Dokter

Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:10

Israel Bom Lebanon Selatan, 16 Tewas di Tengah Sengkarut Gencatan Senjata

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:57

Pemulangan Haji 2026 Tembus 121 Ribu Orang, Ratusan Kloter Sudah Tiba di Tanah Air

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:50

Emas dan Perak Tertekan Dolar AS

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:38

Indonesia Tetap di Jalur Emerging Market, Airlangga Janji Tuntaskan Reformasi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:19

STOXX 600 Terkoreksi, Saham Barang Mewah di Zona Merah

Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:06

Pasokan Batu Bara untuk Pembangkit Listrik Harus Aman, Ini Solusinya

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:58

Saat Negara dan Masyarakat Berbenah

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:40

Pemerintah RI Diminta Serius Selamatkan ABK Indonesia yang Disandera Perompak Somalia

Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:12

Dilema Tuntutan Mahasiswa

Sabtu, 20 Juni 2026 | 05:55

Selengkapnya