Berita

ilustrasi

Politik

Martin Hutabarat: SBY Tahu Persis Mengapa Ada Konflik Laten TNI-Polri

JUMAT, 08 MARET 2013 | 18:59 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Pembakaran Markas Polisi seperti terjadi di Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan, bukan yang pertama terjadi. Sejak reformasi, hampir tiap tahun terjadi bentrokan besar antar dua institusi bersenjata itu.

Masih ada dalam ingatan publik peristiwa di masa lalu, misalnya, pembakaran Kantor Polres di Maluku Utara. Atau penyerbuan markas Brimob di Binjai, Langkat, Sumatera Utara, yang mengakibatkan gugurnya beberapa anggota Brimob, bertahun-tahun lampau.

"Di Gorontalo dan di beberapa tempat lain, baru-baru ini saja terjadi peristiwa serupa, yang menunjukkan hubungan antara Polri dan TNI secara laten berpotensi konflik," kata anggota Komisi III DPR yang bermitra dengan Polri, Martin Hutabarat, kepada Rakyat Merdeka Online, sesaat lalu (Jumat malam, 8/3).


Pemisahan kedua institusi tersebut, dikatakan Martin, adalah amanat reformasi dan konstitusi. Sayangnya, hingga kini amanat itu belum tuntas dilaksanakan dan diperburuk oleh kesenjangan kesejahteraan atau pendapatan.

"Saya berharap agar Presiden SBY dapat bertindak mengatasi hal ini agar ke depan tak mudah terjadi konflik antara TNI dan Polri," ungkap petinggi Partai Gerindra ini.

Dia mengingatkan, kedua institusi itu adalah aparat negara yang bersenjata dan punya pasukan terlatih. Rasa aman di masyarakat akan terancam apabila kedua institusi mudah berkonflik.

"SBY hampir dua periode menjadi Presiden, dan sebelumnya adalah Menko Polhukam. Sehingga, Beliau tahu persis sebenarnya mengapa konflik laten dua institusi ini bisa terjadi. Kita berharap SBY sebagai panglima tertinggi TNI dapat menuntaskan ketidakpuasan yang terjadi antara Polri dan TNI di sisa masa tugasnya," harap Martin.

Sedangkan atas kasus penganiayaan anggota Polri dan pembakaran kantor Polres Ogan Komering Ulu, dia minta para pelaku ditindak tegas. Dan, terhadap anggota Polri yang melakukan penembakan hingga mengakibatkan anggota TNI tewas akhir Januari lalu, mesti secepatnya diajukan ke Pengadilan.

"Jangan ditunda begitu lama. Ini sudah 1,5 bulan sehingga menimbulkan reaksi marah dari kawan-kawannya sesama korps yang selama ini menunggu dilaksanakan hukuman setimpal," ucapnya.

Dia tegaskan, tak seharusnya aparat Polri main asal tembak hingga orang lain tewas hanya karena dugaan pelanggaran lalu lintas. [ald]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Masuk Tahap Pembuktian, Denny Indrayana Minta MK Panggil Gibran

Senin, 28 September 2026 | 18:16

Bukan Sekadar Parlemen, MPR Penjaga Konstitusi dan Kebangsaan

Senin, 28 September 2026 | 18:09

Dari 49 Tahun, Antrean Faktual Haji Kini Jadi 14 Tahun

Senin, 28 September 2026 | 17:44

Prabowo Perintahkan Audit Forensik Tata Kelola Keuangan Haji

Senin, 28 September 2026 | 17:38

Warga Ngadu ke DPR Gegara Kasus Dugaan Mafia Tanah Disetop

Senin, 28 September 2026 | 17:33

Mengenal Megathrust, 14 Segmen Sumber Gempa di Indonesia dan Potensi Magnitudonya

Senin, 28 September 2026 | 17:25

Dirjenpas Janji Bongkar 13 Bangunan Lapas Cibinong

Senin, 28 September 2026 | 17:16

Apa Itu Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan? Ini Penjelasan Ahli

Senin, 28 September 2026 | 17:08

Kesaktian Silfester Mulai Berkurang

Senin, 28 September 2026 | 17:05

Harga BBM Pertamina 28 September 2026, Pertalite hingga Pertamax Masih Segini

Senin, 28 September 2026 | 16:59

Selengkapnya