Berita

hatta taliwang

First Lady Yang Kabur dengan 1,5 Ton Emas

SELASA, 05 MARET 2013 | 10:19 WIB | OLEH: M. HATTA TALIWANG

"SAYA pelayan Mesir bukan Ibu Negara."

Itu ucapan terkenal dari Najla Mursi,  istri Presiden Mesir sekarang, Mohamed Mursi.

Baginya julukan Ibu Negara hanya berlaku bagi Jihan Sadat (istri Anwar Sadat) dan Suzan Mubarak (istri mantan Presiden Mubarak) karena dalam kedudukan mereka sebagai Ibu Negara sering dianggap ikut campur dalam bidang ekonomi dan politik Mesir.


Najla sebaliknya berniat ingin tampil beda dengan isteri Presiden terdahulu.

Sementara itu tetangga Najla, Leila Trabelsi, istri mantan Presiden Tunisia Zine Al Abidine Ben Ali, memiliki perangai lain lagi, melarikan diri dari negaranya  membawa 1,5 ton emas batangan senilai lebih kurang Rp 543 miliar pada saat jelang kejatuhan suaminya.

Leila sebenarnya mempunyai latar belakang kehidupan yang sederhana. Namun belakangan dijuluki 'The Regent of Carthage' karena mempengaruhi kekuasaan dari belakang layar. Diduga sebanyak £ 3.5 miliar kekayaan Tunisia dikorupsi oleh keluarga tersebut. Prilaku Leila sering disamakan dengan mantan First Lady Filipina, Imelda Marcos terutama dalam gaya hidup glamour.

Beragam kisah tentang mantan perempuan di belakang layar kekuasaan. Ada yang dendam dengan kemiskinan masa lalunya, lalu  dipuas-puaskan tatkala suaminya berkuasa. Dampak prilakunya tak disadarinya sangat mempengaruhi kinerja dan citra suaminya.

Indonesia cukup punya banyak referensi tentang mantan First Lady-nya. Ibu Fatmawati adalah isteri Presiden yang keibuan dan sederhana dan pasti tidak intervensi atas kekuasaan suaminya. Ibu Tien Soeharto dalam hal keibuan mirip Ibu Fat. Hanya, Ibu Tien dianggap berpengaruh kuat terhadap Pak Harto. Ibu Ainun Habibie sosoknya cukup jelas difilm, seorang istri dan Ibu yang luar biasa. Saya kurang tahu tentang Ibu Shinta A Wahid. Tampaknya juga kuat sifat keibuannya dan  tak punya kecendrungan mencampuri tugas suaminya.

Ke depan tentu kita  berharap tidak ada Leyla atau Imelda versi Indonesia. Kita merindukan First Lady pelayan rakyat Indonesia! [***]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya