Berita

istimewa

Politik

Marsda TNI Bambang Samudro Komandan Jenderal Akademi TNI

SABTU, 02 MARET 2013 | 16:20 WIB | LAPORAN:

Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono bertindak selaku Inspektur Upacara pada Serah Terima Jabatan (Sertijab) Komandan Jenderal (Danjen) Akademi TNI dari Marsda TNI Sru Astjarjo Andreas kepada Marsda TNI Bambang Samudro di Lapangan Upacara Akademi Angkatan Udara (AAU), Lanud Adi Sutjipto Yogyakarta, Jumat (1/3).

Sertijab tersebut berdasarkan Keputusan Panglima TNI Nomor : Kep/48/I/2013 tanggal 28 Januari 2013 tentang pemberhentian dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Tentara Nasional Indonesia.
 
Marsda TNI Bambang Samudro merupakan alumni Akademi Angkatan Udara (AAU) 1982 yang sebelumnya menjabat sebagai Gubernur AAU,  sedangkan  Marsda TNI Sru Astjarjo Andreas merupakan alumni Akademi Angkatan Udara (AAU) 1978 selanjutnya menduduki jabatan baru sebagai Koorsahli Kasau.
 

 
Panglima TNI dalam amanatnya mengatakan, dalam tradisi TNI sertijab bukan hanya suatu kelaziman melainkan suatu kebutuhan. Oleh karena itu, pergantian pejabat harus dimaknai sebagai proses kesinambungan pembinaan, guna mendorong semangat pembaharuan dan penyegaran bagi peningkatan peran organisasi, menyempurnakan kinerja dan sinergitas satuan, serta mempertahankan momentum regenerasi kepemimpinan di satuan jajaran TNI.
 
"Jabatan harus diemban dengan sebaik-baiknya dan dilaksanakan dengan segala ketulusan, keteguhan dan bahkan pengorbanan.  Terlebih pada sertijab Danjen Akademi TNI sangat terkait dengan substansi penting, strategis dan fundamental dalam rangka mencetak kader-kader pemimpin TNI, agar mampu mewarnai dan bahkan menentukan postur TNI masa depan yang handal dan  profesional," ujar Panglima TNI.
 
Sebelum mengakhiri amanatnya, Panglima TNI menyampaikan beberapa atensi dan harapan kepada Danjen Akademi TNI yang baru, yakni, pertama, pedomani setiap butir pokok-pokok kebijakan Panglima TNI tahun 2013 dalam operasionalisasi Akademi TNI, secara konsisten dan bertanggung jawab.

Kedua, jangan pernah lelah mengkaji kurikulum pendidikan yang menjadi domain Akademi TNI, guna meningkatkan kualitas hasil didik dihadapkan kepada perkembangan ilmu pengetahuan dan perkembangan teknologi. Ketiga, pelihara dan tingkatkan terus soliditas dan solidaritas yang telah dibangun selama ini, serta pegang teguh komitmen netralitas TNI dalam politik praktis, khususnya dalam menghadapi tahun politik menjelang Pemilu 2014.[ian]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Ramadhan Pohan, Pendukung Anies yang Kini Jabat Anggota Dewas LKBN ANTARA

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:45

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

UPDATE

Kadisdik DKI Senang Lihat Kemping Pramuka di SDN 11 Kebon Jeruk

Sabtu, 10 Januari 2026 | 02:03

Roy Suryo Cs Pastikan Menolak Ikuti Jejak Eggi dan Damai

Sabtu, 10 Januari 2026 | 01:47

Polri Tetap di Bawah Presiden Sesuai Amanat Reformasi

Sabtu, 10 Januari 2026 | 01:14

Kesadaran Keselamatan Pengguna Jalan Tol Rendah

Sabtu, 10 Januari 2026 | 01:04

Eggi dan Damai Temui Jokowi, Kuasa Hukum Roy Suryo Cs: Ada Pejuang Ada Pecundang!

Sabtu, 10 Januari 2026 | 00:34

Debat Gibran-Pandji, Siapa Pemenangnya?

Sabtu, 10 Januari 2026 | 00:19

Prabowo Didorong Turun Tangan terkait Kasus Ketua Koperasi Handep

Sabtu, 10 Januari 2026 | 00:04

Eggi dan Damai Mungkin Takut Dipenjara

Jumat, 09 Januari 2026 | 23:46

Relasi Buku Sejarah dan Medium Refleksi Kebangsaan

Jumat, 09 Januari 2026 | 23:42

Kadispora Bungkam soal Lahan Negara di Kramat Jati Disulap Jadi Perumahan

Jumat, 09 Januari 2026 | 23:07

Selengkapnya