Berita

syarief hasan

Syarif Hasan: Penyakit Orang Indonesia Tidak Mau Pakai Kacamata Kuda

SELASA, 26 FEBRUARI 2013 | 15:39 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Menteri Negara Koperasi dan UKM, Syarif Hasan, memuji diversifikasi bidang usaha yang dijalani Koperasi Karyawan Nusa 3, Medan, Sumatera Utara.

Syarif Hasan bertemu para pengurus koperasi di kantor Kopkar Nusa 3, Jalan Sei Batanghari, Kota Medan, Sumatera Utara, Selasa siang (26/2).

Menurutnya, pengelolaan harus tetap dipelihara sehingga cita-cita mulia semua karyawan bisa punya rumah dan karyawan pensiun bisa dikaryakan, terwujud. "Mereka (pensiunan) masih bisa produktif. Kalau tak ada kegiatan, mereka akan cepat 'selesai'," ucapnya bercanda.


Namun dia memberi catatan, jangan semua unit usaha yang diambil Kopkar. Menurutnya, Kopkar juga punya kewajiban membina usaha-usaha kecil. "Sayang, kalau ada potensi di masyarakat yang sebenarnya mampu, tapi dambil semua oleh kita (koperasi)," ucapnya.

Syarif Hasan tak menginginkan adanya monopoli usaha oleh koperasi. Dia tegaskan, masyarakat butuh perlindungan dan masyarakat perlu dibagikan usaha-usaha kecil.

"Kalau usaha semacam mini market, serahkan saja ke masyarakat. Yang terlalu kecil-kecil, kita jangan ikut masuk. Pengadaan beras juga jangan diambil. Kita harus bisa sadari kalau kita di posisi kecil bagaimana rasanya," ujar dia.

Menurutnya, para pengusaha kecil membutuhkan bimbingan. Itu merupakan bagian dari nilai kebersamaan.

"Usaha sewa alat berat, SPBU, perkebunan, perumahan, itu usaha yang bagus diambil. Lebih baik koperasi pikirkan yang lebih besar. Misalnya buka kebun, kalau kebun sudah besar, unit usaha lain diberikan ke rakyat kecil," pintanya.

Dia pun menilai positif diversifikasi usaha, tapi Kopkar harus hati-hati.

"Penyakit orang Indonesia adalah tidak pernah memakai kacamata kuda. Mudah ikut-ikutan bikin usaha yang dibuat oleh orang lain," sindirnya.

Koperasi Nusa 3, kata dia, seharusnya bukan lagi pada level "minta dibina", melainkan sudah bisa membina usaha-usaha mikro.

"Jangan selalu minta bantuan direksi PTPN 3. Soal duit maunya sama pemerintah, maunya hibah, maunya dana bergulir. Cobalah sekali-sekali secara profesional dalam diversifikasi usaha. Level kita sama dengan yang lain, tapi tetap koperasi bentuknya," sarannya.

Koperasi Karyawan Nusa 3 beranggotakan seluruh karyawan aktif di PTPN 3. Dan hingga kini sudah mengembangkan 54 unit usaha yang berbeda.

Koperasi ini dirancang mandiri dan profesional, sehingga punya badan hukum terpisah dari PTPN 3. Namun, anggotanya adalah karyawan yang tak terpisah dari PTPN 3. Dana mandiri yang diperoleh Kopkar murni berasal dari investasi anggota yang jumlahnya mencapai sekitar 27 ribu anggota.[zul]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Arah Pergerakan Ekonomi Nasional dalam Papan Catur Oligarki

Minggu, 06 September 2026 | 05:51

Breaking News: Bandara Soeta Ditutup!

Minggu, 06 September 2026 | 05:16

Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Terdeteksi Hingga Sumbar

Minggu, 06 September 2026 | 04:52

Menerima Dubes AS untuk ASEAN

Minggu, 06 September 2026 | 04:22

KKP Gelar Inspeksi Kapal Perikanan Demi Lindungi ABK Sesuai Konvensi ILO 188

Minggu, 06 September 2026 | 03:53

Ketika Rasa Sakit Direduksi Angka

Minggu, 06 September 2026 | 03:23

TelkomProperty Pastikan Optimalisasi Aset dan Memenuhi Prinsip Value Creation

Minggu, 06 September 2026 | 02:50

Jangan Ulangi Kesalahan Revolusi Biru

Minggu, 06 September 2026 | 02:21

Tidak Cukup Hanya Pakai Masker, Ini Bahaya Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Minggu, 06 September 2026 | 01:59

Photex Navy Force SGS 2026 Tampilkan Formasi Laut di Perairan Banten

Minggu, 06 September 2026 | 01:46

Selengkapnya