Berita

Politik

Martin Hutabarat: Tidak Adil, Hapus Saja Uang Pensiun Seumur Hidup DPR

KAMIS, 21 FEBRUARI 2013 | 17:30 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Aturan yang memberikan fasilitas uang pensiun seumur hidup bagi anggota DPR haru dikaji kembali.

"Itu tidak mencerminkan rasa keadilan masyarakat. Bayangkan, ada anggota DPR masih muda, 28 tahun umurnya, tiba-tiba dia minta berhenti untuk sekolah ke luar negeri, padahal dia belum setahun menjadi anggota DPR, lalu mendapat hak itu," kata anggota Komisi III DPR, Martin Hutabarat, kepada Rakyat Merdeka Online, sesaat lalu, Kamis (21/2).

Dia tambahkan, anggota Dewan yang masih muda itu tak peduli kinerjanya tak becus, bahkan belum pernah didengar wartawan bicara di rapat Komisi DPR, tapi karena pernah bertugas di DPR, lalu mendapat pensiun seumur hidup, bisa sampai 50 tahun lagi.


"Ini kan tidak adil. UU yang mengatur pensiun DPR itu harus ditinjau dan diperbaiki. Lebih baik anggota DPR yang pensiun diberikan uang kehormatan seperti uang pesangon, yang jumlahnya disesuaikan dengan lamanya bertugas di DPR," ucap politisi Partai Gerindra itu.

UU 12/1980 tentang Hak Keuangan/Administratif Pimpinan dan Anggota Lembaga Tertinggi/Tinggi Negara Serta Bekas Pimpinan Lembaga Tertinggi/Tinggi Negara dan Bekas Anggota Lembaga Tinggi Negara, mengatur uang pensiun selain gaji dan tunjangan.

Dana pensiun diberikan kepada anggota DPR dengan nilai yang berbeda-beda tergantung rentang waktu masa bakti menjadi wakil rakyat.

Tetapi, fasilitas menggiurkan itu tidak pandang bulu. Karena, diberikan kepada anggota Dewan yang diganti atau mundur sebelum masa jabatannya habis. Hal tersebut diatur dalam UU MPR DPR, DPD dan DPRD (MD3).[ald]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Arah Pergerakan Ekonomi Nasional dalam Papan Catur Oligarki

Minggu, 06 September 2026 | 05:51

Breaking News: Bandara Soeta Ditutup!

Minggu, 06 September 2026 | 05:16

Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Terdeteksi Hingga Sumbar

Minggu, 06 September 2026 | 04:52

Menerima Dubes AS untuk ASEAN

Minggu, 06 September 2026 | 04:22

KKP Gelar Inspeksi Kapal Perikanan Demi Lindungi ABK Sesuai Konvensi ILO 188

Minggu, 06 September 2026 | 03:53

Ketika Rasa Sakit Direduksi Angka

Minggu, 06 September 2026 | 03:23

TelkomProperty Pastikan Optimalisasi Aset dan Memenuhi Prinsip Value Creation

Minggu, 06 September 2026 | 02:50

Jangan Ulangi Kesalahan Revolusi Biru

Minggu, 06 September 2026 | 02:21

Tidak Cukup Hanya Pakai Masker, Ini Bahaya Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Minggu, 06 September 2026 | 01:59

Photex Navy Force SGS 2026 Tampilkan Formasi Laut di Perairan Banten

Minggu, 06 September 2026 | 01:46

Selengkapnya