Berita

PAUS MUNDUR

Mgr. Martinus Situmorang: Gereja Katolik Menolak Semua Nubuat dari Luar Kitab Suci

RABU, 13 FEBRUARI 2013 | 13:23 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Berbagai ramalan soal siapa pengganti Paus Benediktus XVI mulai menyembul setelah pernyataan pengunduran diri yang mengejutkan dari pemimpin Katolik asal Jerman itu beberapa hari lalu.

Bukan hanya seputar nama-nama "kandidat", yang sebetulnya di dalam tradisi Katolik tak mengenal istilah itu, tapi salah satu yang kini jadi pembicaraan juga adalah ramalan St. Malachy.

Ramalan St. Malachy, yang lahir pada tahun 1094 dan meninggal dunia di Clairvaux, Prancis, pada tahun 1148, cukup populer. Ia meramal 112 Paus yang memimpin Tahta Suci Vatikan, dan beberapa dari yang disebutkannya dalam daftar itu sangat akurat.


Dalam catatannya, ia menulis Paus yang akan terpilih menggantikan almarhum Paus John Paul II sebagai Glory of the Olive atau Keagungan Zaitun.

Sebelum Paus Benediktus terpilih, sementara kalangan memperkirakan seorang pengikut St. Benediktus yang akan terpilih, mengingat bahwa aliran Benediktus yang dikembangkan pada abad ke-6 Masehi sering disebut dengan kata Olivetan yang merujuk pada Bukit Olive pada Kitab Perjanjian Baru.

Pada kenyataannya, yang terpilih adalah Kardinal Joseph Ratzinger yang memilih nama Benediktus yang merujuk pada St. Benediktus dari Nursia, pendiri Ordo Benediktus.

Dalam daftar St. Malachy tinggal satu lagi Paus yang belum terpilih. Itulah sebabnya, ada anggapan bahwa Paus yang menggantikan Paus Benediktus XVI akan menjadi Paus terakhir yang memimpin Tahta Suci Vatikan.
 
Mantan Ketua Umum Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) yang kini menjabat Ketua Komisi Pendidikan KWI, Mgr. Martinus Dogma Situmorang, menyatakan penolakan tegas terhadap segala ramalan dan prediksi tersebut.

"Namun, pendapat saya, pertama, tentang spekulasi itu lumrah. Karena inilah Paus yang pertama sejak 600 tahun ini mengundurkan diri. Dunia bertanya ada apa, dan pertanyaan itu masuk akal," terang Situmorang saat berdialog dengan Rakyat Merdeka Online, Rabu siang (13/1).

Meski dia tidak heran akan semua ramalan tersebut, tetap saja dia menegaskan gereja Katolik umumnya tidak percaya nubuat-nubuat yang berasal dari luar kitab suci.

"Gereja tak akan terdorong ramalan semacam itu," tegas Situmorang lagi.

Dia mengatakan, Joseph Aloisius Ratzinger atau Paus Benediktus XVI sudah menyertakan alasan-alasan mengapa mengundurkan diri. Alasan itu karena usia lanjut dan kesehatan yang menurun.

"Beliau menganggap tidak lagi punya kemampuan yang sebesar dan seluhur ini. Beliau orang cerdas dan kudus, mengerti kepentingan gereja bukan kepentingan dirinya. Beliau adalah pemimpin Katolik, tokoh moral," ujarnya.

Dia tegaskan, para Kardinal Gereja Katolik Roma yang nantinya menghadiri konklaf (pertemuan para kardinal gereja Katolik yang diadakan untuk memilih Paus baru) adalah manusia-manusia beriman yang hanya menggantungkan diri dan percaya kepada Allah, Yesus Kristus dan Roh Kudus.

"Semua ramalan, baik dari Nostradamus sampai Ronggowarsito, tidak ada. Hanya kepada Allah. Para Kardinal akan melihat siapa yang layak," ucapnya.  [ald]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

AS Gempur ISIS di Suriah

Minggu, 11 Januari 2026 | 18:14

Aksi Kemanusiaan PDIP di Sumatera Turunkan Tim Kesehatan Hingga Ambulans

Minggu, 11 Januari 2026 | 18:10

Statistik Kebahagiaan di Jiwa yang Rapuh

Minggu, 11 Januari 2026 | 17:52

AS Perintahkan Warganya Segera Tinggalkan Venezuela

Minggu, 11 Januari 2026 | 17:01

Iran Ancam Balas Serangan AS di Tengah Gelombang Protes

Minggu, 11 Januari 2026 | 16:37

Turki Siap Dukung Proyek 3 Juta Rumah dan Pengembangan IKN

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:53

Rakernas PDIP Harus Berhitung Ancaman Baru di Jawa Tengah

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:22

Rossan Roeslani dan Ferry Juliantono Terpilih Jadi Pimpinan MES

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:15

Pertamina Pasok BBM dan LPG Gratis untuk Bantu Korban Banjir Sumatera

Minggu, 11 Januari 2026 | 14:50

Pesan Megawati untuk Gen Z Tekankan Jaga Alam

Minggu, 11 Januari 2026 | 14:39

Selengkapnya