Berita

Politik

FKR 98: Dinamika Partai Nasdem, Pertentangan yang Bervisi Maju Melawan yang Pragmatis

SELASA, 29 JANUARI 2013 | 11:18 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Dinamika politik yang sangat tinggi di dalam Partai Nasdem adalah modal besar menjadi partai masa depan.

Jurubicara Forum Komunikasi Restorasi (FKR) '98, Ricky Tamba, dalam siaran persnya menyatakan, keluarnya sebagian kecil anggota Partai Nasdem justru semakin menunjukkan pertentangan substantif kekuatan bervisi maju dengan kekuatan pragmatis yang tidak programatik, tak siap bangun organisasi sesuai AD/ ART dan konsepsi kesepakatan bersama.

"Sosok Surya Paloh dan Partai Nasdem, dua hal tak dapat dipisahkan yang sejak awal nyatakan komitmen restorasi kembali kepada amanat pendiri bangsa, yaitu Pancasila dan UUD 1945," jelas Tamba beberapa waktu lalu.


Hal itu yang menurutnya telah mendasari sikap mayoritas anggota ormas Nasional Demokrat sukarela mendarmakan tenaga dan mewakafkan pemikiran membangun Partai Nasdem secara demokratis dan disiplin sejak 2011.

Menurutnya, bahkan banyak anggota ormas Nasional Demokrat dari berbagai partai politik turut membantu, karena Partai Nasdem bervisi sama dengan ormas.

"Ini keharusan sejarah berjuang bersama rakyat tertindas yang selalu dibohongi dan dikecewakan mayoritas elite politik, mafia hukum, dan reformis gadungan," katanya.

Dia menegaskan, dalam hal pembentukan Partai Nasdem, tidak ada aturan maupun kesepakatan dilanggar oleh mantan Ketua Majelis Nasional Partai Nasdem yang kini jadi Ketua Umum DPP Partai Nasdem, Surya Paloh. Jauh hari, kongres demokratis pada 25-26 Januari lalu telah jadi kesepakatan pengurus dan kader se-Indonesia, bila Partai Nasdem jadi peserta Pemilu 2014.

Dia mewakili para aktivis 98 di Partai Nasdem yang membentuk Forum Komunikasi Restorasi (FKR) '98 menyatakan, mendukung penuh determinasi Ketua Umum Surya Paloh memimpin jalannya Partai Nasdem dalam haluan Restorasi Indonesia sejati. Juga menyerukan segenap elemen bangsa bahu-membahu berjuang dalam semangat perubahan untuk kejayaan NKRI.

"Selamat untuk teman-teman di Perindo bersama Hary Tanoesudibjo. Teruskan perjuangan lawan penindasan. Sejarah akan buktikan konsistensi. Insya Allah, yang tak murni pasti terbakar mati," pungkasnya. [ald]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Arah Pergerakan Ekonomi Nasional dalam Papan Catur Oligarki

Minggu, 06 September 2026 | 05:51

Breaking News: Bandara Soeta Ditutup!

Minggu, 06 September 2026 | 05:16

Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Terdeteksi Hingga Sumbar

Minggu, 06 September 2026 | 04:52

Menerima Dubes AS untuk ASEAN

Minggu, 06 September 2026 | 04:22

KKP Gelar Inspeksi Kapal Perikanan Demi Lindungi ABK Sesuai Konvensi ILO 188

Minggu, 06 September 2026 | 03:53

Ketika Rasa Sakit Direduksi Angka

Minggu, 06 September 2026 | 03:23

TelkomProperty Pastikan Optimalisasi Aset dan Memenuhi Prinsip Value Creation

Minggu, 06 September 2026 | 02:50

Jangan Ulangi Kesalahan Revolusi Biru

Minggu, 06 September 2026 | 02:21

Tidak Cukup Hanya Pakai Masker, Ini Bahaya Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Minggu, 06 September 2026 | 01:59

Photex Navy Force SGS 2026 Tampilkan Formasi Laut di Perairan Banten

Minggu, 06 September 2026 | 01:46

Selengkapnya