bachtiar efeendy/ist
bachtiar efeendy/ist
Dengan sistem konsolidasi organisasi yang dilakukan, menurut gurubesar ilmu politik Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta, Bahtiar Effendy, terlihat adanya upaya sistematis untuk meminggirkan kader-kader Muhammadiyah di PAN. Hampir 85 persen pergantian pengurus di wilayah dilakukan dengan cara penunjukan langsung. Sayangnya, penunjukan itu lebih didominasi oleh kader-kader non-Muhammadiyah.
"Sudah tidak rahasia umum, penunjukan ketua DPW PAN selalu didasarkan pada tiga kriteria. Urutan pertama adalah kepala daerah, lalu disusul purnawirawan TNI/POLRI, dan terakhir, pengusaha," kata Bahtiar, yang juga Dekan Fisip UIN Jakarta, kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Jumat, 25/1).
Populer
Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36
Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00
Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15
Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33
Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18
Senin, 01 Juni 2026 | 13:12
Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07
UPDATE
Jumat, 05 Juni 2026 | 18:12
Jumat, 05 Juni 2026 | 18:10
Jumat, 05 Juni 2026 | 17:47
Jumat, 05 Juni 2026 | 17:01
Jumat, 05 Juni 2026 | 16:48
Jumat, 05 Juni 2026 | 16:45
Jumat, 05 Juni 2026 | 16:36
Jumat, 05 Juni 2026 | 16:18
Jumat, 05 Juni 2026 | 15:57
Jumat, 05 Juni 2026 | 15:33