Berita

Politik

Presiden SBY Tawarkan Tiga Skenario Pemindahan Ibukota

JUMAT, 18 JANUARI 2013 | 19:14 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Perlu diketahui, wacana memindahkan ibukota Republik Indonesia dari Jakarta ke lokasi lain, bukan hal tabu bagi Presiden SBY.

Hal itu dikatakan Staf Khusus Presiden Bidang Pembangunan Daerah dan Otonomi Daerah, Velix Wanggai.

Memang, polemik pemindahan ibukota pasang surut selama ini. Kini, wacana itu menonjol lagi ketika DKI Jakarta dihajar banjir dahsyat.


"Sejak 2009 lalu, Presiden SBY terbuka dan tidak tabu untuk berdiskusi atas wacana perpindahan ibukota negara. Menurut Presiden, Jakarta tidak bisa lagi menampung interaksi manusia dan lingkungannya," ungkap Velix, Jumat malam (18/1).

Menurut Presiden, dalam memutuskan kebijakan tersebut, diperlukan langkah yang bersifat teknokratis dan langkah politik sebagai agenda kolektif dari seluruh komponen bangsa. Hal ini sebagai langkah visioner, terobosan, sekaligus thinking outside the box bagi masa depan Indonesia.

"Atas wacana ini, Presiden SBY bahkan telah  mengajukan tiga skenario perpindahan ibukota yang perlu didiskusikan oleh publik," tegasnya.

Skenario pertama adalah mempertahankan Jakarta sebagai ibukota, pusat pemerintahan, sekaligus kota ekonomi dan perdagangan. Pilihan atas opsi ini berkonsekuensi pada pembenahan total atas soal macet, banjir, transportasi, permukiman, dan tata ruang wilayah.

Skenario kedua, membangun ibukota yang benar-benar baru.  "Kata Presiden SBY, kita bangun totally new capital," jelas Velix.

Dan skenario ketiga adalah ibukota tetap di Jakarta, tapi memindahkan pusat pemerintahan ke lokasi lain.

Dilanjutkan Velix, atas tiga skenario itu, Presiden SBY mengajak semua komponen bangsa untuk membahas secara terbuka, matang, dan komprehensif. Karena, kebijakan perpindahan ibukota atau pergeseran pusat pemerintahan harus menjangkau strategi jangka panjang bangsa. [ald]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Arah Pergerakan Ekonomi Nasional dalam Papan Catur Oligarki

Minggu, 06 September 2026 | 05:51

Breaking News: Bandara Soeta Ditutup!

Minggu, 06 September 2026 | 05:16

Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Terdeteksi Hingga Sumbar

Minggu, 06 September 2026 | 04:52

Menerima Dubes AS untuk ASEAN

Minggu, 06 September 2026 | 04:22

KKP Gelar Inspeksi Kapal Perikanan Demi Lindungi ABK Sesuai Konvensi ILO 188

Minggu, 06 September 2026 | 03:53

Ketika Rasa Sakit Direduksi Angka

Minggu, 06 September 2026 | 03:23

TelkomProperty Pastikan Optimalisasi Aset dan Memenuhi Prinsip Value Creation

Minggu, 06 September 2026 | 02:50

Jangan Ulangi Kesalahan Revolusi Biru

Minggu, 06 September 2026 | 02:21

Tidak Cukup Hanya Pakai Masker, Ini Bahaya Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Minggu, 06 September 2026 | 01:59

Photex Navy Force SGS 2026 Tampilkan Formasi Laut di Perairan Banten

Minggu, 06 September 2026 | 01:46

Selengkapnya