Berita

ilustrasi nabi nuh/ist

Nusantara

Andi Arief: Nabi Nuh Saja Gagal Ajak Orang Hindari Banjir, Apalagi Jokowi!

MINGGU, 13 JANUARI 2013 | 18:29 WIB | LAPORAN:

Dibutuhkan kerja sama dari seluruh elemen masyarakat DKI Jakarta untuk bisa mengatasi banjir yang akhir-akhir ini malanda ibukota negara tersebut.

Demikian disampaikan Staf Khusus Presiden bidang Bantuan Sosial dan Bencana (SKP BSB), Andi Arief dalam diskusi di Wisdom Institute, Jakarta (Minggu, 13/1).

Masyarakat, lanjut Andi, harus bisa mempersiapkan diri dengan pola hidup disiplin untuk mencegah banjir terjadi. Masyarakat, masih lanjutnya, harus bisa mempersiapkan cadangan makanan dan menyiapkan diri untuk pindah ke lokasi yang lebih aman jika banjir datang dengan tiba-tiba.


"Lebih baik disiapkan pola masyarakat agar tahu gejala alam. Dengan mempersiapkan logistik dan mempersiapkan relokasi," kata Andi saat diskusi di Wisdom Institute, Jakarta, Minggu (13/1)

Untuk mengantisipasi adanya bahaya banjir itu, Andi mengajak masyarakat untuk merespon dengan cepat dan mempercayai berita dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Mirisnya, sambung Andi, masyarakat saat ini masih merasa acuh dengan prediksi cuaca yang disampaikan oleh BMKG.

"Balik ke BMKG, masyarakat belum bisa percaya sepenuhnya. People power bisa digunakan untuk menghindari bencana, jadi jangan selalu berharap dengan Jokowi, karena penguasa siapapun yang ada di Jakarta tidak akan bisa atasi banjir tanpa bantuan masyarakat," ujar Andi.

Andi pun membandingkan bagaimana usaha Jokowi dengan usaha Nabi Nuh yang gagal mengajak masyarakat untuk mengungsi saat banjir besar datang.

"Nabi Nuh saja gagal mengajak orang terhindar dari bencana, apalagi Jokowi, jadi ini harus ada kerjasama dari masyarakat juga," ujar Andi

Lebih lanjut Andi pun mengakui pemerintah belum miliki emergency plan terkait bencana-bencana yang semakin tidak bisa diprediksi belakangan ini.

"Makanya pemerintah juga harus bisa ajak masyarakat lawan bencana," demikian Andi.[ian]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Prabowo-Pramono Pasangan Kuat Luar Dalam

Sabtu, 04 April 2026 | 06:08

Ancaman Cuaca Ekstrem dan Air Bersih Warga

Sabtu, 04 April 2026 | 05:40

Batas ‘Scroll’ Anak

Sabtu, 04 April 2026 | 05:14

Jangan Keliru Pahami Langkah Prabowo soal Kunjungan ke Luar Negeri

Sabtu, 04 April 2026 | 05:12

Vicky Mundur dari Polisi, Kasus yang Ditangani juga Ikutan Mundur

Sabtu, 04 April 2026 | 04:38

Satu Orang Tewas Imbas Kecelakaan Beruntun di Tol Solo-Semarang

Sabtu, 04 April 2026 | 04:03

Negara Harus Tegas atas Gugurnya Tiga Prajurit TNI

Sabtu, 04 April 2026 | 04:00

Mobil Tertimpa Pohon Tumbang di Bandung, Sopir Tewas

Sabtu, 04 April 2026 | 03:38

IAW Peringatkan Potensi Kebocoran Lebih Besar di Bea Cukai

Sabtu, 04 April 2026 | 03:26

Dedi Mulyadi Lunasi Tunggakan Gaji Pegawai Bandung Zoo

Sabtu, 04 April 2026 | 03:03

Selengkapnya