Berita

saleh husin

Hanura Siap Tampung Partai yang Tak Lolos Verifikasi

SELASA, 08 JANUARI 2013 | 09:20 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Partai Hanura mengajak semua pihak menghormati dan mengapresiasi kerja keras Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam melakukan verifikasi faktual terhadap semua partai politik, yang lolos verifikasi administrasi sebelumnya.

"Harus kita hormati dan apresiasi atas kerja keras teman-teman KPU dalam melakukan verifikasi faktual terhadap parpol," ujar Ketua DPP Partai Hanura Saleh Husin (Selasa, 8/1).

Terkait hasil verifikasi faktual tersebut, Hanura sendiri sudah memprediksi bakal lolos. Mengingat, kader Hanura yang duduk di legislatif merata di semua kabupaten/kota serta provinsi.

"Dengan jumlah anggota DPRD Kab/Kota maupun Provinsi yang merata di hampir semua daerah, tentu ini tidak terlalu sulit untuk Hanura memenuhi persyaratan sebagaimana diatur dalam UU dan ini sudah kita prediksi sejak awal," jelasnya.

Bersama delapan partai yang ada di parlemen saat ini, PDIP, PKB, PAN, Golkar, PKS, Gerindra, Demokrat, PPP dan satu partai baru, Partai Nasdem, Hanura akan menjadi peserta Pemilu 2014 mendatang. Dengan hanya diikuti 10 partai pada pileg nanti, Saleh Husin yakin, tentu akan lebih memudahkan masyarakat untuk menentukan pilihannya. Tak hanya itu, diharapkan pelaksanaan Pemilu juga lebih berkualitas.

"Hanura dengan tangan terbuka dan senang hati menerima teman-teman dari parpol yang tidak lolos verifikasi untuk bergabung guna berjuang bersama menuju Indonesia yang bermartabat," tandasnya.

Kemarin, KPU juga mengumumkan 24 4 partai yang dinyatakan tidak lolos.

Ke-24 partai itu  adalah; Partai Bulan Bintang (PBB); Partai Demokrasi Pembaruan (PDP); Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI); Partai Kedaulatan Bangsa Indonesia Baru (PKBIB); Partai Peduli Rakyat Nasional (PPRN); Partai Persatuan Nasional (PPN); Partai Demokrasi Kebangsaan (PDK); Partai Kesatuan Demokrasi (PKDI).

Selanjutnya Partai Kongres, Partai Serikat Rakyat Independen (SRI); Partai Karya Republik (Pakar); Partai Nasional Republik (Nasrep); Partai Buruh; Partai Damai Sejahtera (PDS); Partai Republika Nusantara; PNI Marhaenisme; Partai Karya Peduli Bangsa (PKBP); Partai Pengusaha dan Pekerja Indonesia (PPPI); Partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU); Partai Penegak Demokrasi Indonesia (PPDI); Partai Republik; Partai Kedaulatan; Partai Bhineka Indonesia; dan Partai Nasional Benteng Kerakyatan Indonesia (PNBKI).[zul]


Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Diminati Klub Azerbaijan, Persib Siap Lepas Eliano Reijnders?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:58

Investasi Emas untuk Keuntungan Maksimal: Mengapa Harus Disimpan dalam Jangka Panjang?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:37

Harga Plastik Melonjak, Pengamat Ingatkan Dampaknya Bisa Lebih Berbahaya dari BBM

Sabtu, 04 April 2026 | 14:49

DPR Minta ASN yang WFH Dipantau Ketat!

Sabtu, 04 April 2026 | 14:31

Komisi V DPR Minta Pemerintah Lakukan Pemilihan Terdampak Gempa Sulut-Malut

Sabtu, 04 April 2026 | 14:00

DPR Minta Pemda Pertahankan Guru PPPK Paruh Waktu di Tengah Efisiensi Anggaran

Sabtu, 04 April 2026 | 13:47

Trump Digugat Dua Lusin Negara Bagian Terkait Pemilu

Sabtu, 04 April 2026 | 13:24

Daftar Tayang Bioskop April 2026: Dari Petualangan Galaksi Mario hingga Ketegangan Horor Lokal

Sabtu, 04 April 2026 | 13:22

Ledakan di Markas PBB Lebanon Kembali Lukai 3 Prajurit TNI, 2 Luka Serius

Sabtu, 04 April 2026 | 13:01

Sindiran Iran ke AS Menggema di Tengah “Pembersihan” Pentagon

Sabtu, 04 April 2026 | 12:51

Selengkapnya