Berita

kang yance

Nusantara

PILGUB JABAR 2013

Kang Yance akan Beli Beberapa Lokomotif dan Gerbong Kereta Syaratnya Kalau Terpilih

SENIN, 24 DESEMBER 2012 | 15:13 WIB | LAPORAN:

RMOL.  Kereta Rel Diesel Bumigeulis jurusan Sukabumi-Bogor yang sudah lama menjadi angkutan massal masyarakat Sukabumi saat ini tidak bisa beroperasi karena seluruh mesin pada rangkaian gerbong rusak dan saat ini dalam perbaikan.

Pantauan Rakyat Merdeka Online di stasiun bengkel kereta Tanah Abang Jakarta Pusat, kondisi mesin kereta diesel Bumigeulis sudah tua sehingga seluruh onderdil kereta cepat rusak dan tiga dari rangkaian gerbong kondisinya mati total atau sama sekali tidak bisa dipergunakan.

Akibat rusaknya kereta Rel Diesel Bumigeulis jurusan Sukabumi-Bogor, masyarakat Sukabumi mengeluh. Mereka menyesalkan pemerintah provinsi Jawa Barat yang tidak memerhatikan angkutan massal warga Sukabumi.

Menurut Deden, warga Desa Cikadu Kecamatan Gunung Guruh, Sukabumi, dirinya bersama warga Sukabumi lainnya yang setiap hari menggunakan jasa kereta rel diesel Bumigeulis jurusan Sukabumi-Bogor berharap agar kereta tersebut dapat diperbaiki secepatnya sehingga kereta angkutan massal bertarif murah dapat beroprasi secepatnya.

"Saya bersama kawan kawan yang sering menggunakan kereta diesel Bumigeulis jurusan Sukabumi-Bogor berharap agar kereta tersebut dapat segera beroprasi," ujar Deden.

Sementara Asep yang juga warga Sukabumi berharap agar pemerintah provinsi Jawa Barat membuka mata terhadap buruknya transportasi massal di Jawa Barat khususnya Sukabumi-Bogor.

"Pemerintah provinsi seharusnya membuka mata, jangan hanya berjanji memberikan yang terbaik di segi transportasi tapi kita butuh bukti," tegas Asep.

Menurut calon Gubernur Provinsi Jawa Barat 2013-2018 dari Partai Golkar nomor urut dua (2), Irianto MS Syafiuddin atau yang akrab dipanggil Kang Yance, problematika kegagalan infrastruktur di bidang perhubungan di provinsi Jawa Barat harus segera dibenahi.

Jika Pemerintah Provinsi Jabar tidak mempunyai komitmen untuk memperbaiki infrastuktur di bidang transportasi,  maka Jawa Barat akan tertinggal dengan provinsi  lainnya.

"Untuk masalah transportasi massal di Jawa Barat, Gubernur Jawa Barat mendatang harus mampu memperjuangkan ke pemerintah pusat agar dapat membangun dua jalur rel ganda yang menghubungkan Sukabumi dan Bogor," ungkap Kang Yance.

Sementara untuk melengkapi kekurangan dan peremajaan lokomtif maka dirinya berjanji akan membeli lagi beberapa lokomotif dan gerbong kereta baru jika dirinya terpilih menjadi Gubernur Jawa Barat periode 2013-2018. "Untuk melengkapi kekurangan dan peremajaan lokomtif nanti kita beli baru," tutup Kang Yance. [zul]


Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Menteri Ekraf: Kreativitas Tak Bisa Dihargai Nol atau Dipatok

Jumat, 03 April 2026 | 20:06

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

Harga Plastik Dalam Negeri Meroket, Ini Kronologinya

Jumat, 03 April 2026 | 19:42

Kapolda Riau Perketat Penanganan Karhutla Hadapi Ancaman Super El Nino

Jumat, 03 April 2026 | 19:18

Upacara Penghormatan UNIFIL untuk Tiga Prajurit TNI di Lebanon

Jumat, 03 April 2026 | 19:01

Labirin Informasi pada Perang Simbolik

Jumat, 03 April 2026 | 18:52

KPK Siapkan Pemeriksaan Ono Surono Usai Penggeledahan

Jumat, 03 April 2026 | 18:35

BNPB: Tidak Ada Tambahan Korban Gempa Magnitudo 7,6 Sulut dan Malut

Jumat, 03 April 2026 | 18:31

Resiliensi Bangsa: Dari Mosi Integral 1950 hingga Geopolitik Kontemporer 2026

Jumat, 03 April 2026 | 18:03

FWP Polda Metro Hibur Anak Yatim ke Wahana Bermain

Jumat, 03 April 2026 | 17:45

Selengkapnya