Berita

Dunia Mengakui Peranan DPR RI dalam Perdamaian di Aceh

SABTU, 08 DESEMBER 2012 | 09:15 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

Proses perdamaian di Naggroe Aceh Darussalam (NAD), Indonesia, adalah salah satu kisah sukses yang dicatat PBB. Di balik proses perdamaian itu, Parlemen Indonesia memainkan peranan penting dalam hal mengawasi kesepakatan damai antara pihak-pihak yang berkonflik.

Demikian disampaikan Deputi Sekretaris Jenderal PBB, Jan Eliasson, mewakili Sekjen PBB, ketika berbicara di Inter-Parliamentary Union (IPU) Annual Parliamentary Hearing di Markas Besar PBB, New York pada tanggal 6 dan 7 Desember barusan.

Sekretaris Pertama Perwakilan Tetap RI di PBB, Elleonora Tambunan, melaporkan bahwa dalam kesempatan itu Jan Eliasson mengapresiasi DPR RI yang menyediakan dasar hukum pembentukan berbagai lembaga sesuai perjanjian damai antara Pemerintah RI dengan GAM. Mekanisme ini dipandang efektif untuk memperkuat kepercayaan publik atas upaya-upaya perdamaian.

Forum tahunan yang diikuti ratusan anggota parlemen dari negara-negara anggota PBB tersebut kali ini mengangkat tema “A Road Less Travelled: Parliamentary Approaches to Conflict Prevention, Reconciliation and Peace Building”.

Delegasi Indonesia diwakili oleh Roestanto Wahidi dan Puan Maharani dari Badan Kerjasama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI. Dalam pertemuan itu mereka membagi pengalaman Indonesia dalam mengatasi konflik internal, serta partisipasi aktif Indonesia dalam upaya mencari solusi konflik di kawasan.

Mereka juga menegaskan, antara lain, bahwa solusi konflik tidak dapat menggunakan pendekatan “one size fits all” semata. Di sisi lain juga perlu ditingkatkan kepercayaan antar pihak-pihak yang berkonflik, pentingnya mencari akar permasalahan, serta peran wanita dan pemuda harus dioptimalkan.

Wakil Tetap RI untuk PBB, Duta Besar Desra Percaya, menilai positif penyelenggaraan kegiatan tahunan ini.

“Bagi para anggota parlemen, khususnya DPR RI, forum ini akan sangat bermanfaat untuk memperoleh masukan dan meningkatkan pemahaman mengenai isu-isu yang menjadi tanggung jawab PBB,” ujar Dubes Percaya.

“Selain itu, melalui forum tersebut, para anggota parlemen akan dapat bertukar pikiran dan pengalaman mengenai berbagai kebijakan yang diambil masing-masing negara anggota PBB dalam upaya mengatasi permasalahan dunia, termasuk dalam isu perdamaian dan keamanan internasional, pembangunan, serta terorisme,” tambahnya.

Kerjasama IPU dan PBB terus meningkat sejak ditandatanganinya Perjanjian Kerjasama antara PBB dan IPU pada tahun 1996. Tujuan kerjasama ini adalah untuk menciptakan komunikasi dua arah antara PBB dan parlemen nasional yang menjadi anggota IPU, melalui berbagai kegiatan yang juga melibatkan badan-badan khusus dan program-program PBB. [guh]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Penyerahan Aset Hasil Kejahatan ke Negara jadi Benchmark Baru Penegakan Hukum

Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:12

Polda Kalteng Berjibaku Lakukan Pembasahan di Area Titik Panas

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:59

Mazhab Tebet dan Pokok-pokok Pikiran Ekonomi Heterodoks

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:51

Peringati Hari Tani, PalmCo Dorong Kemandirian KUD Melalui Tata Kelola Sawit Berkelanjutan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:44

Melihat Sahara dari Denyut Pembangunan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:27

3.474 Napi Pindah ke Nusakambangan, 115 dari Rutan Depok

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:04

Bos Danantara Ungkap Hilirisasi Dongkrak Ekspor Nikel RI 10 Kali Lipat

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:55

KPK Geledah Dinkes Pemkot Madiun, Sita Dokumen hingga Uang Tunai

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:32

Titiek Soeharto Diminta Turun Gunung Pimpin FKPPI

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:25

RUU Migas dan BUK Migas Harus Menyalakan Kembali Mesin Eksplorasi Indonesia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:01

Selengkapnya