Berita

MUNAS KAHMI

Pendiri Partai Nasdem Juga Mendukung Tokoh Muda

SABTU, 01 DESEMBER 2012 | 21:10 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

Dukungan terhadap tokoh muda untuk duduk di jajaran Pimpinan Kolektih Nasional (PKN) Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) juga datang dari salah seorang pendiri Partai Nasdem, Ferry Mursidan Baldan.

Menurut mantan anggota DPR RI itu, keterlibatan tokoh muda dalam puncuk pimpinan organisasi seperti KAHMI merupakan keinginan zaman. Dia juga mengatakan, penting untuk membatasi usia Presidium KAHMI. Idealnya di bawah 50 tahun.

  “Sangat penting para tokoh nasional baik dari partai ataupun penyelenggara negara melihat perubahan sejarah politik di Indonesia.  Harus ada ruang bagi generasi muda di tempat di mana kelak dia harus terjun dan memimpin bangsa ini," ujarnya dalam keterangan yang diterima redaksi.

"Kelemahan hidup bernegara kita adalah, tidak ada kaderisasi pimpinan nasional yang menyebabkan tidak ada figur kuat yang harusnya muncul pada waktunya,” kata Ferry lagi.

  Menurut Ferry Munas KAHMI kali ini sangat berbeda dengan munas-munas sebelumnya. Ada dugaan keterlibatan tokoh nasional, tokoh partai dan penyelenggara negara dalam bursa Presidium terkait dengan Pemilu 2014 yang dianggap sebagai momentum perubahan kekuatan dan kekuasaan politik Indonesia.

  Setidak-tidaknya ada 26 nama yang bertarung untuk merebut lima tempat di PKN KAHMI dalam Munas yang digelar di Pakanbaru, Riau. Selain Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum dan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD, beberapa calon lain adalah Priyo Budi Santosa (Wakil Ketua DPR), Tamsil Linrung (Wakil Ketua Banggar DPR), Anis Baswedan (Rektor Paramadina), Dwi Sutjipto (Dirut PT Semen Gresik), Fansurullah Asa (Wakil Kepala BPHMigas), Ismet Hasan Putro (Dirut PT RNI), Muhammad Marwan (Dirjen Depdagri), Hary Bakti Gumai (Dirjen Perhubda) dan Viva Yoga Mauladi (Ketua PAN). [guh]

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Jokowi Jadikan PSI Kendaraan Politik demi Melanggengkan Dinasti

Senin, 02 Februari 2026 | 10:15

IHSG "Kebakaran", Sempat Anjlok Hingga 5 Persen

Senin, 02 Februari 2026 | 09:49

Ketegangan Iran-AS Reda, Harga Minyak Turun Hampir 3 Persen

Senin, 02 Februari 2026 | 09:47

Tekanan Pasar Modal Berlanjut, IHSG Dibuka Anjlok Pagi Ini

Senin, 02 Februari 2026 | 09:37

Serang Pengungsi Gaza, Israel Harus Dikeluarkan dari Board of Peace

Senin, 02 Februari 2026 | 09:27

BPKN Soroti Risiko Goreng Saham di Tengah Lonjakan Jumlah Emiten dan Investor

Senin, 02 Februari 2026 | 09:25

Komitmen Prabowo di Sektor Pendidikan Tak Perlu Diragukan

Senin, 02 Februari 2026 | 09:14

Menjaga Polri di Bawah Presiden: Ikhtiar Kapolri Merawat Demokrasi

Senin, 02 Februari 2026 | 09:13

Emas Melandai Saat Sosok Kevin Warsh Mulai Bayangi Kebijakan The Fed

Senin, 02 Februari 2026 | 09:07

Nikkei Positif Saat Bursa Asia Dibuka Melemah

Senin, 02 Februari 2026 | 08:49

Selengkapnya