Berita

Politik

Sutan Bhatoegana Harus Minta Maaf, Gus Dur Dilengserkan Bukan karena Korupsi

SELASA, 27 NOVEMBER 2012 | 00:17 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengecam politisi Partai Demokrat Sutan Bhatoegana. Bagi PKB, pernyataan Sutan bahwa pemerintahan Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dilengserkan karena terlibat korupsi merupakan tuduhan tidak berdasar dan sangat melecehkan.

"Mestinya sebagai seorang politisi dan elit partai, Sutan belajar dan membuka sejarah dengan mata hati, bukan dengan mata telanjang," kata Sekjen DPP PKB, Imam Nachrawi kepada Rakyat Merdeka Online, Senin (26/11).

Dia tegaskan, Gus Dur dilengserkan murni karena urusan politik, bukan karena Buloggate dan Bruneigate seperti yang dituduhkan Sutan.

"Tidak ada secuil pun terkait urusan hukum. Gus Dur dilengserkan akibat masalah hukum hanya alibi yang sampai detik ini tidak ada bukti nyatanya," ujarnya.

"Jangan lagi membagunkan macan tidur dong. Belum hilang sama sekali di ingatan warga PKB dan warga bangsa ini bahwa Gus Dur dilengserkan dengan cara konspirasi yang sangat licik oleh aktor-aktor politik ketika itu, dan mereka sekarang ini masih segar bugar," sambung dia.

Untuk itu Imam meminta Sutan menyampaikan permintaan maaf dan mengklarifikasi pernyataan yang disampaikannya saat menjadi pembicara Dialog Kenegaraan DPD RI bertema "Pembubaran BP Migas untuk Kemakmuran Rakyat?" yang digelar di lobi Gedung DPD RI, Senayan, Jakarta, Rabu (21/11) pekan lalu itu.

"Saya yakin Sutan Bhatugana mau minta maaf atas pernyataannya itu," demikian Imam. [dem]


Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Legislator Nasdem: Bukan Hal Sulit bagi Polri Kejar Spam Judol

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:57

Aksi Dramatis Anggota TNI Selamatkan Balita dari Cengkeraman Paman Sakau

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:45

Sempat Lolos OTT KPK, Bos PT MSA Fika Nur Alawi Resmi Pakai Rompi Oranye

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:35

Lagu ‘Mas Bahlil Ganteng’ Berdampak Positif terhadap Citra Golkar

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:10

Cak Imin Pastikan Sekolah Rakyat Sukoharjo Siap Sambut Tahun Ajaran Baru

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:07

Telkom Akses Perkuat Kompetensi SDM Digital di Daerah 3T

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:48

Aliansi Kontraktor Geruduk Sudin PRKP Jakut Gegara Dugaan Monopoli Proyek

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:41

Peresmian Kantor UN Tourism Kukuhkan Spanyol di Garda Terdepan Multilateralisme

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:30

Kejagung Endus Dugaan Keterlibatan Kolonel TNI Aktif dalam Korupsi MBG

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:25

Baru Tiga Bulan Menjabat, Dirut Pos Indonesia Mundur

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:21

Selengkapnya