Berita

Dunia

Maroko Jadi Negara dengan Pembangkit Listrik Tenaga Surya Terbesar di Dunia

KAMIS, 22 NOVEMBER 2012 | 00:02 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

Dalam waktu tidak lama lagi Maroko akan memiliki pembangkit listrik tenaga surya terbesar di dunia. Proyek pembangunan pembangkit listrik berkekuatan 2.000 megawatts atau 2 gigawatts itu direncanakan selesai pada 2020.

Stasiun pembangkit listrik yang merupakan salah satu proyek ambisius ini akan dibangun di lima titik, yakni Laayoune dan Boujdour di Sahara, Tarfaya di selatanAgadir), Ain Beni Mathar di kawasan tengah dan Ouarzazate.

Selain untuk konsumsi dalam negeri, listrik yang dihasilkan kelima stasiun pembangkit tenaga surya ini pun akan diekspor ke benua Eropa.

Stasiun pembangkit listrik tenaga surya pertama akan dibangun di Ouarzazate. Hari Senin lalu (19/11), Raja Muhammad VI memimpin langsung upacara penandatanganan dokumen pembiayaan, pembangunan dan manajemen stasiun pembangkit listrik Ouarzazate.

Dalam kesempatan itu, CEO Moroccan Agency For Solar Energy (MASEN), Mustapha Bakkoury, kepada sang Raja menjelaskan bahwa pembangunan pembangkit listrik di Ouarzazate menelan biaya sebesar 7 miliar dirhams atau lebih dari 800 juta dollar AS. Pembangunan pembangkit listrik tenaga sirya di Ouarzazate ini juga merefleksikan semangat sang Raja dalam mengembangan energi terbarukan di negeri itu.

Pembangkit listrik tenaga surya ini juga memiliki tiga nilai penting, yaitu sebagai jawaban atas tantangan keamanan energi, perlidungan lingkungan hidup dan pembangunan berkelanjutan.

Pembangunan pembangkit listrik di Ouarzazate ini pun dipandang sebagai titik balik dalam mengimplementasikan proyek skala besar energi terbarukan yang merupakan bagian dari strategi energi Maroko.

Dalam upacara itu, Raja Muhammad VI menandatangani sembilan perjanjian kerjasama yang berkaitan dengan pembiayaan, konstruksi dan manajemen Ouarzazate.

Perdana Menteri dan Ketua Dewan Pertimbangan dan Perwakilan, upacara itu pun dihadiri sejumlah penasihat raja, menteri kabinet dan perwakilan lembaga-lembaga internasional yang menjadi mitra komitmen dalam pembangunan pembangkit listrik tenaga surta Ouarzazate. [guh]

Populer

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Dua Menteri Prabowo Saling Serang di Ruang Publik

Kamis, 12 Februari 2026 | 04:20

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Cara Daftar Mudik Gratis BUMN 2026 Lengkap Beserta Syaratnya

Kamis, 12 Februari 2026 | 20:04

UPDATE

Banjir, Macet, dan Kemiskinan di Jakarta Mendesak Dituntaskan

Senin, 23 Februari 2026 | 06:07

Jokowi Memang sudah Selesai, Tapi Masih Ada Gibran dan Kaesang

Senin, 23 Februari 2026 | 05:39

Tiga Waria Positif HIV Usai Terjaring Razia di Banda Aceh

Senin, 23 Februari 2026 | 05:28

Penakluk Raksasa

Senin, 23 Februari 2026 | 05:13

Kisah Tragis Utsman bin Affan: 40 Hari Pengepungan, Satu Mushaf Berdarah

Senin, 23 Februari 2026 | 04:26

Kebangkitan PPP Dimulai dari Jabar

Senin, 23 Februari 2026 | 04:10

Prabowo Tak Beruntung terkait Tarif Trump

Senin, 23 Februari 2026 | 04:05

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

Tembok Ratapan Solo Jadi Potret Wajah Kekuasaan Jokowi yang Memudar

Senin, 23 Februari 2026 | 03:27

Persib Kokoh di Puncak Klasemen Usai Tekuk Persita 1-0

Senin, 23 Februari 2026 | 03:00

Selengkapnya