Berita

David Petraeus

Dunia

Gedung Putih Disambar Skandal Poligami!

SABTU, 10 NOVEMBER 2012 | 09:44 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

Beberapa hari setelah kemenangan besar Barack Obama melawan kandidat presiden dari Partai Republik, Mitt Romney, panggung politik nasional Amerika Serikat berguncang. Gedung Putih disambar skandal poligami.

Direktur Central Intelligent Agency (CIA), David Petraeus, mengundurkan diri dari jabatan yang didudukinya sejak tahun lalu. Dia merasa bersalah karena menjalin hubungan dengan wanita lain.

Dalam pernyataan resmi seperti dikutip dari CNN, mantan komandan pasukan AS di Irak dan Afghanistan itu mengatakan dirinya telah mengirimkan surat pengunduran diri kepada Presiden Barack Hussein Obama.

Dia mengaku berbuat salah, juga mengaku tindakannya itu tidak pantas untuk seorang pejabat pemerintah.

Selama ini Petraeus dianggap sebagai jenderal AS yang paling berpengaruh pasca peristiwa 9/11 tahun 2001 silam. Dia dinilai berhasil dalam upaya mematahkan perlawanan kelompok teroris di Irak dan Afghanistan. Dia meninggalkan Afghanistan pertengahan tahun lalu untuk menempati kursi CIA-1 setelah Leon Panetta diangkat Obama menjadi menteri pertahanan.

"Setelah 37 tahun menikah, saya melakukan kesalahan yang sangat besar dengan menikah lagi (extra-marital)," ujarnya.

"Hal ini tidak dapat diterima, baik sebagai suami maupun sebagai pemimpin sebuah lembaga seperti ini (CIA). Siang ini, Presiden telah merestui pengunduran diri saya," tambahnya.

Praktik poligami Jenderal Petraeus diungkap Federal Bureau Investigation (FBI) yang sedang menyelidiki penulis biografi Petraeus, Paula Broadwell.

Nona Broadwell adalah alumni Harvard University dan kandidat doktor di King's College, London. Belum jelas benar apakah wanita yang menjadi cinta kedua Petraeus. Namun yang jelas Nona Broadwell menghabiskan waktu satu tahun bersama sang jenderal di Afghanistan untuk penulisan biografi yang berjudul The Education of General David Petraeus. [guh]

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Aneh Sekali! Legalisir Ijazah Jokowi Tanpa Tanggal, Bulan, dan Tahun

Jumat, 13 Februari 2026 | 02:07

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

UPDATE

Alpriado Osmond Mangkir, Sidang Mediasi di PN Tangerang Ditunda

Senin, 23 Februari 2026 | 16:17

Dasco Minta Impor 105 Ribu Mobil Pikap dari India Ditunda

Senin, 23 Februari 2026 | 16:08

Tiongkok Desak AS Batalkan Tarif Trump Usai Putusan MA

Senin, 23 Februari 2026 | 16:02

SBY Beri Wejangan Geopolitik ke Peserta Pendidikan Lemhannas

Senin, 23 Februari 2026 | 15:55

Subsidi untuk Pertamina dan PLN Senilai Rp27 Triliun Segera Cair

Senin, 23 Februari 2026 | 15:53

Putaran Ketiga Perundingan Nuklir Iran-AS Bakal Digelar 26 Februari di Jenewa

Senin, 23 Februari 2026 | 15:42

KPK Buka Peluang Panggil OSO Terkait Fasilitas Jet Pribadi Menag

Senin, 23 Februari 2026 | 15:38

Perjanjian Dagang RI-AS Jangan Korbankan Kedaulatan Data

Senin, 23 Februari 2026 | 15:24

Palguna Diadukan ke MKMK, DPR: Semua Pejabat Bisa Diawasi

Senin, 23 Februari 2026 | 15:24

Polisi Amankan 28 Orang Lewat Operasi Gakkum di Yahukimo

Senin, 23 Februari 2026 | 15:23

Selengkapnya