jokowi-atut
jokowi-atut
Ekonom Dahnil Anzar Simanjuntak menyebut langkah Jokowi itu sebagai langkah maju.
"Bila perlu Jokowi dan dua Gubernur khususnya Jabar dan Banten melakukan perencanaan harmonisasi dan keterhubungan pembangunan antara daerah," ujar Dahnil Anzar kepada Rakyat Merdeka Online petang ini (Rabu, 7/11).
Tetapi Jokowi harus memahami bahwa Jabar dan Banten tidak seperti DKI yang secara administrasi, Gubernur dapat dengan mudah melakukan harmonisasi dan instruksi perencanaan pembangunan kepada kabupaten dan walikota, yang ada di bawahnya.
"Banten misalnya, Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang dan Kota Tangsel sebagai daerah penyangga langsung (Jakarta) belum tentu memiliki perspektif yang sama dengan Gubernur Banten," ungkap Dahnil, pengajar Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Banten ini.
Apalagi di Banten, misalnya Gubernur tidak mampu melakukan harmonisasi perencanaan dan koordinasi pembangunan dengan baik kepada bupati dan walikota.
Seperti Kota Tangerang dan Kabupaten Tangerang, selama pemerintahan Atut, seringkali berbeda dengan provinsi, kecuali Kota Tangsel yang walikotanya adalah merupakan adik ipar Atut, Airin. "Jadi Jokowi tidak cukup melakukan pendekatan kepada Gubernur tetapi juga kepada Kabupaten/kota penyangga DKI Jakarta," demikian Dahnil. [zul]
Populer
Senin, 05 Januari 2026 | 16:47
Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54
Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13
Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29
Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39
Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00
Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15
UPDATE
Senin, 12 Januari 2026 | 04:13
Senin, 12 Januari 2026 | 04:08
Senin, 12 Januari 2026 | 03:38
Senin, 12 Januari 2026 | 03:08
Senin, 12 Januari 2026 | 03:04
Senin, 12 Januari 2026 | 02:35
Senin, 12 Januari 2026 | 02:15
Senin, 12 Januari 2026 | 02:13
Senin, 12 Januari 2026 | 01:37
Senin, 12 Januari 2026 | 01:16