Berita

PKS: Untuk Kebaikan SBY Century harus Selesai Sebelum Ganti Rezim

RABU, 03 OKTOBER 2012 | 19:10 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mendesak penuntasan kasus bailout Bank Century. PKS meminta kasus Century diselesaikan sebelum ganti rezim.

"Ini buat kebaikan Pak SBY. Kalau masalah ini tidak bisa diselesaikan pada masa Pak SBY, maka masalah ini akan menjadi luar biasa pasca beliau,"  ungkap politisi PKS yang juga anggota Timwas Century DPR, Fahri Hamzah, Rabu (3/10).

Hal itu disampaikan Fahri dalam rapat kerja dengan Wakil Menteri Keuangan, Ketua LPS dan Dirut Bank Mutiara di gedung Nusantara DPR, Senayan, Jakarta. Dia menilai penuntasan kasus Century dilakukan tak serius, termasuk terkait pembayaran ganti rugi terhadap para nasabahnya, yakni Antaboba Delta Sekuritas.


"Jelas saja jangan mutar-mutar. Sekarang putuskan saja bagaimana skema membayar nasabah. Bila perlu kita bantu dengan APBN. Tolong ibu Wamen (Wamenkeu) samapaikan ke dalam sidang kabinet. Terang-terangan aja,' tambahnya.

Fahri melihat pemerintah bimbang dalam membayar ganti rugi nasabah Bank Century terkait PT Antaboga Delta Sekuritas

"Pemerintah ini lagi bingung, satu sisi takut dikatakan kalau tidak pro dengan nasabah, di sisi lain takut untuk mengeluarkan uang. Kalau saya punya uang pribadi, pasti akan saya bayar," ungkapnya

Dia mengingatkan, pengembalian uang nasabah merupakan bagian dari penegakan hukum.  

"Bagaimana mau mengeluarkan aset bank, tapi penegakan hukum itu tidak jalan," tandasnya.[dem]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya