Berita

said agil siradj/ist

KH. Said Aqil Siradj Digugat Sejumlah Ulama

SELASA, 11 SEPTEMBER 2012 | 11:23 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Ulama dan Habib se-DKI Jakarta mengimbau Ro’is Aam PBNU menegur dan meninjau kembali keberadaan KH. Said Aqil Siradj sebagai Ketua Tanfiziyah PBNU karena pernyataan serta perilaku Said dianggap kerap  menimbulkan keresahan kalangan umat Islam Indonesia.  

Alasannya, statement-statement dia bersifat kontroversi dan provokatif. Misalnya, pernyataan-pernyataannya di media elektronik setelah kejadian bom Solo, Aqil Siradj membandingkan situs yang mengajarkan nilai-nilai Islam yang dinilai radikal dengan situs porno.

Demikian tertulis dalam rilis pers Ulama dan habaib se-DKI Jakarta yang ditandatangani KH Maulana Kamal, KH Abdul Rasyid A Syafii, Habib Abdurrahman M Al Habsi, Habib Idrus Hasyim Alatas, KH Syaifuddin Amsir, KH Fachrurazy Ishaq, KH Manaruk Hidayat dan KH M Ryusydi Ali, yang diterima redaksi (Selasa pagi, 11/9).


Ulama kecewa memandang penilaian Said Aqil Siradj bahwa situs porno yang menampilkan gambar dan video porno atau cerita porno itu tidak salah untuk ditonton, dilihat dan halal. Sedangkan situs Islam radikal lebih merusak iman ketimbang situs porno.

Selain soal situs porno, Said Aqil juga dianggap mengeluarkan pernyataan yang kontroversial ketika seluruh Ulama dan Habaib menolak kehadiran dan konser Lady Gaga. Said Aqil Siradj justru merestui dengan mengatakan "seribu Lady gaga pun tidak akan merusak aqidah warga NU". Padahal, menurut para ulama, penolakan konser Lady Gaga itu dalam rangka menegakkan Amar Ma’ruf Nahi Munkar.     

Dalam siaran pers Ulama dan Habaib itu juga disebutkan, Aqil pernah mengatakan di media televisi yang sama bahwa Rasulullah SAW sangat berambisi untuk menyebarkan Islam sehingga beliau ditegur oleh Allah SWT. Dan Aqil  juga mengatakan tidak ada perang suci, yang ada hanya perang kotor.

"Dengan pernyataan itu, jelas dia telah menghina Rasulullah SAW bahkan menghina Allah SWT, karena banyak peperangan yang dilakukan oleh Rasulullah SAW dan para sahabat, dan juga dia telah menghina para pahlawan nasional yang gugur dalam peperangan mengusir penjajah seakan-akan mereka adalah orang yang kotor, sementara Allah SWT sangat mencintai dan memuji para Syuhada," urai para ulama.

Dan baru-baru ini, ketika para Ulama dan Habaib melarang keras umat Islam untuk memilih pemimpin orang kafir sesuai dengan surat An-Nisa ayat 144, Al-Maidah ayat 51, dan Ali-Imran ayat 28, justru Aqil Siradj membolehkannya.

Apabila Aqil Siradj tidak menghentikan pernyataan-pernyataannya yang kontroversial dan provokatif tersebut, kata siaran pers ulama dan habaib ini, bukan mustahil citra NU yang didirikan oleh para Aulia dan Dinul Islam di Indonesia akan terkontaminasi dengan pikiran-pikiran liberal. [ald]

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya