Berita

beathor suryadi/ist

Beathor: PKS dan Hidayat Nur Wahid Munafik!

RABU, 15 AGUSTUS 2012 | 09:38 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

Keputusan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mendukung pasangan Fauzi Bowo dan Nachrowi Ramli masih menyisakan sakit di sementara kalangan pendukung Joko Widodo alias Jokowi dan Basuki T. Purnama alias Ahok.

"Munafik adalah kalimat yang tepat untuk kita tudingkan kepada PKS dan Hidayat Nur Wahid. PKS menyerahkan sikap politiknya di putaran dua untuk Foke (Fauzi Bowo). Mereka menyatakan Jokowi tidak mereka pilih karena meninggalkan amanah rakyat Solo (dan) Jokowi tidak menyelesaikan tanggung jawabnya di Solo," ujar Ketua Pemuda Kebangsaan, Beathor Suryadi, dalam keterangan yang diterima redaksi siang ini (Rabu, 15/8).

Menurut aktivis PDI Perjuangan ini, kalimat itu bagai batu di balik udang. Bukankah bila terpilih sebagai gubernur DKI, Hidayat Nur Wahid juga meninggalkan rakyat yang memilihnya di Dapil 5 Jawa, tanya Beathor.

Beathor juga menengarai, pernyataan dukungan PKS itu disampaikan untuk menyembunyikan mahar senilai miliaran rupiah yang diterima dari Fauzi Bowo.

"Nah, elit PKS ingin memperlihatkan kepada kader dan simpatisannya seakan mereka bersih atas dukungan ke Foke tersebut. Padahal ada udang atas transaksi pembelian suara 11,5 persen yang juga milik Didik Rachbini (pasangan HNW dalam putaran pertama)," demikian Beathor. [guh]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pergantian Kapolri untuk Antisipasi Putusan MK soal Gibran

Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19

UPDATE

Pengusaha Tembakau Dicecar KPK soal Dugaan Gratifikasi Oknum Bea Cukai

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:41

Resmi Dilantik, 13 Pengurus DPD Peradi Profesional Siap Kawal Keadilan di Sulsel

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:13

Sekolah Tahfidz Al-Qur’an Puan Maharani Mulai Dibangun di Malang

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:10

Perbup Bogor soal Site Plan jadi Sorotan Usai Kasus HGB Summarecon Bergulir

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:49

BEI Tagih Penjelasan Emiten Haji Isam soal Gadai Saham ke Bank Mandiri

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:24

Rocky Gerung Dicurigai Sengaja Dipasang untuk Serang Gibran dari Dalam Kekuasaan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:42

Kasus TPPU Rita Widyasari Menyeret Bos Dealer VW-Audi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:28

Penyederhanaan BUMN: Pengaturan Outsourcing Lewat Anak Perusahaan Jadi Sorotan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:18

PDIP soal Ijazah Gibran: Anak dan Bapak Masalahnya Sama Saja

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:57

Pegawai Bea Cukai Dedi Congor Mangkir Lagi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:42

Selengkapnya