agus martowardojo/ist
agus martowardojo/ist
RMOL. Fenomena antrian berhari-hari truk ekspedisi di pelabuhan Merak Banten dan Bakauheni Lampung menjadi alasan kuat untuk mempercepat realisasi Perpres 86/2012 tentang Pengembangan Kawasan Selat Sunda, yang kemudian terwujud dalam program pembangunan Jembatan Selat Sunda (JSS)
Forum Masyarakat Peduli Transportasi (FMPT) menilai rencana proyek mercusuar pemerintahan SBY itu sebagai langkah "revolusioner" untuk menjawab tantangan transportasi global.
Menurut mereka, antrian truk yang sudah berlarut-larut tidak ditangani pemerintah membuat kerugian miliaran rupiah. Ada juga kerugian psikologis masyarakat Sumatera khususnya yang terancam terisolir, pasokan sembako terhambat dan transportasi terancam lumpuh. Sementara PT ASDP yang menyediakan kapal penyeberang dan menjadi tulang punggung transportasi penghubung pulau Jawa-Sumatera kewalahan menghadapi lonjakan antrian kendaraan.
Populer
Senin, 05 Januari 2026 | 16:47
Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54
Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13
Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29
Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39
Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00
Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15
UPDATE
Senin, 12 Januari 2026 | 04:13
Senin, 12 Januari 2026 | 04:08
Senin, 12 Januari 2026 | 03:38
Senin, 12 Januari 2026 | 03:08
Senin, 12 Januari 2026 | 03:04
Senin, 12 Januari 2026 | 02:35
Senin, 12 Januari 2026 | 02:15
Senin, 12 Januari 2026 | 02:13
Senin, 12 Januari 2026 | 01:37
Senin, 12 Januari 2026 | 01:16