Berita

Shinta Bachir

Blitz

Ibu Sakit, Shinta Minta Ditemui Sang Jenderal

KAMIS, 12 JULI 2012 | 09:09 WIB

RMOL. Tidak hanya request sang ibu, mantan suami diharapkan untuk peduli dan mengurusi biaya pengobatan yang sangat besar.

Kesabaran model dan artis seksi Shinta Bachir sedang diuji. Sudah satu pekan ibunya terbaring di rumah sakit (RS) lantaran penyakit diabetes. Masalah Shinta tak hanya soal biaya untuk pengobatan ibunya. Ia juga merasa tak berdaya saat dokter memutuskan akan me­lakukan amputasi kedua kaki sang ibu demi menye­lamatkan jiwanya.

“Saat ini ibu masih dirawat di rumah sakit di Yogya. Vonis dokter bikin saya shock. Kedua kaki ibu harus diamputasi. Saya sedih sekali,” curhat Shinta Bachir kepada Rakyat Merdeka, kemarin.

Ironisnya lagi, penyakit sang ibu makin parah ketika mendengar Shinta berpisah dengan suami sirinya, eks Kapolda Metro Jaya. Terlebih, sang Jenderal pernah memberikan ancaman mati kepada bintang film Lihat Boleh Pegang Jangan dan Mama Minta Pulsa ini.  

“Terus terang, ibu sekarang sakitnya lebih parah ka­rena perpisahan saya dengan suami. Saya merasa bersalah sama ibu. Tapi sebagai anak, saya sudah berusaha berbakti sampai saya korbankan perasaan saya,” ujar Shinta.

Perempuan asal Wonosobo, Jawa Tengah ini, seka­rang tengah berada dalam kondisi yang rapuh. “Saat saya berpisah dengan suami, nggak ada satu pun teman yang datang. Saya benar-benar rapuh, hanya ibu yang mem­buat saya kuat,” akunya.

Shinta pun memohon kepada sang Jenderal untuk mau menemui dia dan ibunya. Pasalnya, ini satu per­mintaan ibunda yang belum bisa dipenuhi oleh Shinta.

“Buat mantan suami saya, saya mohon, ini permin­taan ibu saya. Nggak ketemu saya nggak apa-apa, tapi tolong penuhi permintaan ibu, dia minta silaturahmi terakhir,” ucapnya lirih.

Sang ibu pun diakui Shinta kerap menagih ke­ingin­annya itu. Namun karena merasa sulit, Shinta hanya bisa menangis setiap malam merenungi hal tersebut.

“Itu yang membuat saya berat dan sedih. Tiap malam saya menangis, bagaimana caranya saya bisa menga­bulkan permintaan ibu,” tukasnya.

Meski shock, Shinta bertekad tak boleh putus asa. Dia dan beberapa anggota keluarganya berusaha mencari jalan pengobatan lain. Biaya untuk melakukan pengo­batan alternatif ibunya juga diperkirakan akan semakin bertambah.

“Biaya pengobatan tidak sedikit, kurang lebih 400 juta rupiah. Tapi salah satu kakak masih mencoba cara lain, ke pengobatan alternatif, misalnya. Kami semua seka­rang sedang bingung menentukan apa tindakan yang terbaik untuk ibu,” kisah Shinta.

Saat ini, ia masih harus menyelesaikan kontrak ker­janya di Jakarta. Demi ibunya, Shinta rela kerja keras.

“Keluarga besar di Yogya masih menunggu kedata­ngan saya di sana. Mereka menunggu saya untuk me­nentukan keputusan apakah diamputasi atau mencoba cara lain. Saya minta doanya ya, pokoknya yang ter­baik untuk kesembuhan ibu,” pintanya.

Beberapa waktu lalu, dalam pengakuannya, bintang film Pulau Hantu 3 ini menyebut eks Kapolda Metro Jaya ternyata masih bekerja di lembaga kenegaraan.

“Saya nggak mau menyebut nama. Kalaupun ter­kuak, saya mau itu bukan dari mulut saya,” kilahnya.

Kapan mulai bertemu dan akhirnya nikah siri dengan eks Kapolda itu? “Saya pertama kali ketemu di mall dekat daerah Bundaran HI. Jabatan beliau apa saat itu sama sekali saya nggak tahu,” kenangnya.

Setelah pertemuan itu, sang jenderal pun mulai intens menghubungi Shinta. Meski awalnya ia tak merespons panggilan itu, lama-lama Shinta luluh juga.

“Usia saya dan beliau terpaut sangat jauh dan itu menjadi pengalaman pertama saya mengenal seorang yang terpaut jauh usianya,” ujarnya.

Sejak dinikah siri, Shinta mengontrak rumah di ka­wasan Tebet, Jakarta Selatan, untuk memudahkan per­temuan. Fakta ini tak pernah disembunyikan dari te­tangga-tetangganya.

“Itu rumah untuk bertemu. Semuanya memang kita berdua yang pikirkan,” ungkap Shinta.

Meski sudah beberapa tahun membina rumah tangga secara sembunyi-sembunyi, Shinta tak memiliki ketu­runan dari sang jenderal. Menurutnya, masalah mo­mongan memang sudah menjadi keputusan mereka berdua.

Namun, jenderal bintang tiga itu mencampakkan Shinta setelah istri resminya hamil. “Dua tahun har­monis, tapi kemudian Shinta dicampakkan karena istrinya mantan Kapolda itu hamil,” ujar sumber. [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya