Berita

Roger Federer

Olahraga

FedEx Incar Medali Emas Di London

Olimpiade 2012
RABU, 11 JULI 2012 | 09:23 WIB

RMOL. Sukses memenangi gelar Grand Slam Wimbledon ketujuh kalinya, Roger Federer mulai membidik gelar lain. Petenis nomor satu dunia asal Swiss ini memburu medali emas di Olimpiade London 2012.

FedEx, julukan Federer bernafsu membidik emas, karena  belum pernah mencicipi gelar Olimpiade. Kini, Federer datang ke London dengan modal kuat.

Selain kembali menempati peringkat satu dunia, sang maestro  juga mencatat rekor terbanyak peraih gelar Grand Slam yakni 17 kali. Dengan usia yang sudah menginjak 30 tahun, Federer yakin inilah saat yang tepat untuk mendapatkan emas di nomor tunggal putra.

“Saya yakin bisa meraih hasil terabaik di London. Setelah saya menjuarai Wimbledon, saya mendapat sebuah keyakinan tambahan untuk datang ke Olimpiade,” ujar Federer, seperti dilansir Hutchnews.

Sepanjang mengikuti Olimpiade, hasil terbaik Federer hanya mencapai babak empat besar di nomor tunggal putra yakni di Olimpiade Sydney 2000. Lalu, ketika perebutan medali perunggu, dia kalah.

Kendati begitu, sebuah medali emas Olimpiade untuk nomor ganda putra pernah berhasil dia raih pada bersama kompatriotnya, Stanislas Wawrinka. Saat itu, Federer/Wawrinka mengalahkan ganda Swedia, Simon Aspelin/Thomas Johansson 6-3, 6-4, 6-7 (4/7) dan 6-3.

Ini juga menjadi emas pertama Swiss dari cabang tenis sejak terakhir kali diraih melalui Marc Rosset di Olimpiade Barcelona 1992.

Federer juga mengaku Olimpiade London akan menjadi Olimpiade terakhir baginya. Untuk itu, dia bertekad meraih medali emas di pesta olahraga empat tahunan tersebut.

“Mungkin dalam beberapa hal, ada beberapa tekanan yang datang, karena saya belum pernah memenangkannya. Namun, hal baiknya adalah saya akan termotivasi karena mungkin ini Olimpiade terakhir saya,” tegas Federer.

Tapi, langkah Federer untuk membawa pulang emas Olimpiade tidak akan mudah. Dia harus bersaing dengan petenis-petenis muda yang menempati jajaran elit seperti Novak Djokovic (Serbia), Rafael Nadal (Spanyol) dan petenis Inggris Raya, Andy Murray.

Nadal merupakan peraih medali emas tunggal putra di Olimpiade Beijing 2008. Di tahun yang sama, Nadal untuk pertama kalinya juga menggeser Federer dari peringkat satu dunia yang sudah di tempatinya selama 4,5 tahun. [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

UPDATE

H+3 Lebaran Emas Antam Stagnan, Buyback Merosot Rp80 Ribu

Selasa, 24 Maret 2026 | 10:01

NTT Butuh Alat Berat dan Logistik Mendesak Pasca Banjir dan Longsor

Selasa, 24 Maret 2026 | 09:47

Rahasia AC Mobil Tetap Beku di Tengah Kemacetan Arus Balik Lebaran 2026

Selasa, 24 Maret 2026 | 09:40

Prabowo Telepon Presiden Palestina, Tegaskan Solidaritas dari Indonesia

Selasa, 24 Maret 2026 | 09:34

Harga Minyak Anjlok 11 Persen

Selasa, 24 Maret 2026 | 09:22

Menanti Pembukaan Bursa Usai Libur Lebaran: Peluang dan Risiko di Pasar Saham RI

Selasa, 24 Maret 2026 | 09:01

Saham-saham Asia Terbang Usai Keputusan Trump

Selasa, 24 Maret 2026 | 08:44

Iran: Tidak Ada Negosiasi dengan AS, Itu Berita Bohong untuk Manipulasi Pasar

Selasa, 24 Maret 2026 | 08:33

Pasar Saham AS Melonjak Setelah Trump Tunda Serangan ke Iran

Selasa, 24 Maret 2026 | 08:18

Leonid Radvinsky Wafat: Jejak Sang Raja Platform OnlyFans yang Fenomenal

Selasa, 24 Maret 2026 | 08:07

Selengkapnya