Berita

Chef Marinka

Blitz

Chef Marinka, Sindir Artis Yang Jadi Chef Dadakan

SENIN, 09 JULI 2012 | 08:07 WIB

RMOL. Sudah umum banyak artis pindah haluan jadi seorang chef dadakan walau tanpa ada ilmu dan pengalaman di dunia kuli­ner. Hal ini sangat disesalkan oleh salah satu juri di Master Chef Indonesia, Chef Marinka.

“Saya tidak respek sama ba­nyak artis sekarang ini yang ter­jun ke dunia kuliner. Kalau buat saya, kalau dia sudah jadi artis, ya artis saja. Jangan ikut-ikut­an. Kan suatu profesi itu harus di­jalankan dengan serius, ya satu saja,” terang Marinka.

Menurut dia, dunia chef se­baiknya buat mereka yang me­mang mempunyai back­ground pendidikan dan penga­laman di dunia chef saja.

“Saya kecewa dengan ba­nyak hadirnya chef baru yang bermodalkan dari ketenaran me­reka Sedangkan saya harus be­lajar lama dulu untuk men­jadi chef, ditambah pengalaman sa­ya di dunia kuliner,” ujarnya.

“Ya, banyak sekarang ini ha­nya bermodalkan keseksian me­reka, menonjolkan sesuatu yang bisa dilihat, bukan cara ia bereksperimen dalam hal ma­sakannya tersebut,” sambung penyandang gelar Grand Dip­loma French Cuisine & Pa­ti­sserie Le Cordon Bleu, Syd­ney, Australia ini.

Presenter berbagai program di televisi swasta ini pun me­nuturkan lebih detil kisah mu­lanya menjadi chef.

“Cerita yang panjang, tapi secara singkat saya memang suka masak dan makan ma­ka­nan enak, lalu saya menjadi lebih serius dan mengambil se­kolah memasak di Le Cor­don Bleu di Australia dan lalu saya pulang ke tanah air mem­buka resto. Lalu setelah itu saya mendapatkan acara ma­sak per­tama saya bernama “Sen­dok Garpu”. Itulah awal karier sa­ya,” beber Marinka.

Tak lupa, Marinka berbagi tips bagi orang yang ingin ter­jun ke dunia kuliner, baik itu chef, bisnis restoran dan seba­gainya. “Persaingan semakin ketat. Untuk bertahan ciri khas, originalitas, konsistensi, dan smart marketing yang bisa membantu,” tutup pemilik nama lengkap Maria Irene Susanto ini. [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya